Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Reviews

Rabu, 21 September 2016 - 14:51 WIB

Obama Desak Israel Segera Berdamai Dengan Palestina

Viewer: 536
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendesak okupasi Israel di Palestina harus diakhiri. Dia mengatakan, Israel tidak bisa selamanya menduduki dan mendiami tanah Palestina.

“Tentunya, Israel dan Palestina akan lebih baik jika berdamai. Palestina harusnya menolak hasutan dan mengakui legitimasi Israel, tapi Israel juga harus mengakui mereka tidak bisa secara permanen menduduki tanah Palestina,” ujar Obama dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-71 (UNGA) di New York kemarin, seperti dikutip dari Times of Israel, Rabu (21/9).

Upaya Obama untuk melanjutkan perjanjian damai antara Israel dan Palestina selama delapan tahun masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat sepertinya gagal. Pasalnya pernjanjian tersebut terhenti sejak 2014.

Baca Juga  Polsek Medan Baru Tempatkan Pos Polisi Berjalan untuk Tertibkan PKL

Obama menyebutkan, perdamaian dunia akan terealisasi jika negara-negara menghentikan pertikaian. Penyelesaian pertikaian dengan melakukan pendekatan.

“Solusi untuk menyelesaikan pertikaian adalah ketika negara-negara bertikai menjalin kerja sama,” ucapnya kemudian.

Dalam pidatonya, Obama juga menuturkan kekerasan di Timur Tengah menjadi penyebab membludaknya pengungsi di berbagai belahan dunia. Karenanya, di tengah kemajuan dunia Obama meminta agar masyarakat internasional bersatu.

“Meski memiliki kemajuan besar, namun karena banyaknya ketidakpastian, kegelisahan, perselisihan, maka akan sulit untuk memerintah dunia. Karenanya setiap negara harus berjuang untuk melawan krisis pengungsi, terorisme dan ketidakseimbangan di Timur Tengah,” lanjut dia.

“Pola pikir sektarianisme dan ekstremisme serta pertumpahan darah yang terjadi di Timur Tengah harus dihapuskan. Masyarakat harus hidup berdampingan dan saling membangun, bukan merusak,” ujarnya.

Baca Juga  Ribuan PNS Lulusan SD Sampai SMA Bakal Dipensiun Dini

Dia juga mengatakan negara lain jangan turut campur tangan dalam konflik di negara tetangga dan sahabat. Dalam hal ini, Obama menyinggung campur tangan Rusia pada berbagai konflik di negara tetangganya.

Obama menambahkan, bila terus mencampuri urusan negara lain, hal itu akan memperburuk citra suatu negara. Tak hanya itu, Presiden AS ini juga menyinggung sengketa di Laut China Selatan. Bagi dia, negara bersengketa harus mematuhi hukum internasional.

“Sebuah resolusi damai sengketa melalui jalur hukum akan lebih mampu menciptakan stabilitas ketimbang militerisasi di pulau dan karang,” ujar Obama (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Keluarga Pasien BPJS Kesal Pelayanan RSUD Kotapinang Buruk

Berita

Gembos Ban dan Pecah Kaca Duit Koperasi Rp350 Juta Raib Dirampok

Arsip

Poldasu Usut Kasus PPDB

Arsip

Pilkada Gayo Lues Periode 2017-2022 Tiga Paslon Deklarasi Berintegritas dan Damai

Arsip

Nilai Tukar Rupiah Masih Berada di Level Rp 13.100-an Per USD

Berita

2 Tewas dan 3 Luka-luka Dihantam Mobil Pajero
Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa-KompasNasional

Arsip

Siapa Sangka Buah Rambusa Yang Kecil, Mempunyai Kasiat Yang Luar Biasa
Ketua DPRD Bengkalis Dituntut 8,6 Tahun Penjara, Karena Dinilai Korupsi Dana Bansos-kompasnbasional

Arsip

Ketua DPRD Bengkalis Dituntut 8,6 Tahun Penjara, Karena Dinilai Korupsi Dana Bansos