Home / Berita / Daerah / Kriminal / Reviews

Rabu, 14 Februari 2018 - 12:29 WIB

Gembos Ban dan Pecah Kaca Duit Koperasi Rp350 Juta Raib Dirampok

Ilustrasi

Ilustrasi

Viewer: 807
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

KompasNasional.com | Siantar – Bandit jalanan Kota Siantar kembali beraksi. Kali ini dengan modus gembos ban dan pecah kaca. Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) kehilangan uang koperasi Rp350 juta yang baru saja diambil dari bank.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Siantar Marihat, Siantar, Senin (12/2/2018) sekira Jam 11.30 Wib.

Seperti diceritakan Kapolsek Siantar Marihat, AKP Rudi Lapian, saat ditemui di ruang kerjanya, peristiwa berawal ketika tiga ASN, masing-masing berninisial JS (54), S (54) dan RN (59), ditugaskan mengambil uang koperasi SD Negeri se-Kecamatan Sidamanik dari Bank Mandiri di Jalan Merdeka, Siantar Barat.

Ketiga ASN yang tercatat sebagai tenaga pengajar di SD Negeri berbeda di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, itu pun berangkat ke Siantar menaiki mobil Toyota Avanza, BK 1244 WH. Selesai bertransaksi di bank, uang pun dimasukkan ke dalam tas lalu diletakkan di barisan tengah bangku mobil.

Baca Juga  Koperindag Samosir Terjerat Masalah Proyek DAK 20 Miliar TA 2023 Gagal; Kepemimpinan  Kepala Dinas dipertanyakan

Selanjutnya, mereka meninggalkan Bank Mandiri dan berencana kembali ke Sidamanik, melalui Jalan Parapat, Siantar Marihat. Namun sampai di lokasi kejadian, mendadak ban mobil yang mereka tumpangi kempis. Ketiganya pun turun untuk memeriksa. “Mobil mereka diduga sudah dibuntuti dari belakang.

Waktu ketiganya turun memeriksa ban mobil yang kempes di Jalan Parapat itulah pelaku yang seorang diri diperkirakan melakukan aksinya,” kata Kapolsek.

Aksi pelaku itu terlihat ketiga korban dan beberapa warga. Mereka pun spontan berteriak untuk meminta pertolongan warga lainnya.

Baca Juga  Buka Kegiatan Kampanye Kerukunan di Halsel, Ini Pesan Kakanwil

Namun usaha itu sia-sia. Uang yang seharusnya dibagi ke para PNS di Kecamatan Sidamanik itu lenyap dilarikan pelaku. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung memeriksa TKP sekaligus mengumpul keterangan dari para saksi kejadian untuk melakukan pengembangan.

“Ketiga orang korban sudah kita arahkan ke Polres Siantar, dan kita juga sudah lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar AKP Rudi Lapian mengakhiri.

Kapolres Siantar melalui Kasubbag Humas, Iptu Resbon Gultom, yang dikonfirmasi, membenarkan sudah menerima laporan dari Kapolsek Siantar Marihat. Ketiga PNS sudah dimintai keterangannya di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).(M24J/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

AKP Prayitno Kapolsek Pontianak Timur serta Bhabinkamtibmas Salurkan Bansos Ke warganya

Arsip

Pencuri Barang Anang dan Aurel Hermansyah Ternyata Paranormal

Berita

Pisah Sambut Dandim 1208/Sambas di Aula Pemda Berlangsung Khidmat.

Berita

Untuk Mengenalkan Pesona Wisata Sungai Kapuas Kepada Kasad, Danrem 121/Abw Makan Malam Bersama di Atas Kapal.

Berita

Tak Bayar SPP 2 Tahun, Ijazah Siswa SMP yang Ditahan Sekolah Ditebus Polisi

Berita

Dirut PLN Terpilih Sebagai Tokoh Transformasi Digital Kelistrikan Nasional 

Berita

Jembatan Gantung Di Desa Sipituhuta Yang Dikerjakan Oleh Vertical Rescue Indonesia Kabupaten Humbang Hasundutan Bukan Dari Dana APBD .

Berita

Berita Tapsel. Bupati Tapsel : “Jangan Pernah Anggap Enteng Covid-19 Sebab Sampai Saat Ini Pandemi Covid-19 Belum Berakhir”