Viewer: 785
0 0

Home / Politik

Selasa, 1 September 2020 - 15:36 WIB

Mujahid 212 Sudah Kapok: Kami Tidak Lupa Perilaku Tidak Beradab Prabowo setelah Pemilu Kemarin

Viewer: 786
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Kompasnasional | Prabowo Subianto mendapat dukungan dari alumni 212 atau mujahid 212 di Pilpres 2019 lalu.

Akan tetapi, mereka memastikan tidak akan mendukung Ketua Umum Partai Gerindra itu lagi jika ia kembali maju di Pilpres 2024 mendatang.

Demikian disampaikan aktivis mujahid 212, Damai Hari Lubis menyusul kabar Prabowo kemungkinan bakal kembali maju sebagai capres.

“Bisa dipastikan kami menjadi kelompok utama yang menolak Prabowo bila benar dirinya lolos sebagai kandidat capres 2024,” tegas Damai kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/8/2020).

Baca Juga  Respons Keras Aktivis '98 Soal 'Jokowi End Game': Dalang Aksi Ini Tak Punya Empati...

Kuasa hukum Habib Rizieq ini menilai, Prabowo sudah tidak pantas lagi maju sebagai capres.

Itu setelah sikapnya kepada mujahid 212 pasca Pemilu 2019 lalu.

“Kami tidak lupa terhadap perilaku tidak beradab Prabowo setelah pemilu kemarin,” cetus Damai.

Damai menyatakan, pihaknya sebagai barisan utama pengikut Ijtima Ulama yang pernah mendukung Prabowo mengaku sudah kapok memberikan dukungan kepada Prabowo.

Damai lantas menyebut bahwa Prabowo sudah berkali-kali mengkhianati Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga  Isi Rekening Brigadir J Nyaris 100 Triliun, PPATK-BNI Beri Penjelasan

“Faktanya, terbukti kami melihat serta merasakan Imam Besar Habib Rizieq Shihab telah berulangkali atau sekian kali dihianati Prabowo,” ujar Damai.Untuk diketahui, dalam hasil survei sejumlah lembaga menempatkan Prabowo Subianto sebagai kandidat capres terkuat.

Dalam survei elektabilitas itu, Menteri Pertahanan itu tetap mengungguli sejumlah nama kandidat lainnya.

Seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jaw Barat Ridwan Kamil, sampai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

SBY dan Masyarakat Sumbar Bela Cagub Mulyadi

Nasional

Pengamat Minta Jokowi Jangan Sampai Pilih Anak Macan yang akan Menerkam PDIP di Pilpres 2024

Politik

Pilkada Medan, Demokrat Sebut Akhyar Nasution Menyorongkan Diri

Politik

Aktivis 98 Sebut KAMI Adalah Bagian dari Olgarki Orba, Ini Buktinya

Politik

Penyebar Paham Khilafahisme Akan Diburu Seperti Paham Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Liberalisme

Politik

Gelar Demonstrasi di Tengah Pandemi Corona, PA 212: Tidak Ada Larangan

Berita

Diduga Banyak Kecurangan, Warga Desa Pagaran Honas Minta Pilkades Ulang

Politik

Didaftarkan ke Kemkumham, Ini Peluang Demokrat Versi KLB