Viewer: 900
0 0

Home / Politik

Selasa, 16 Juni 2020 - 15:03 WIB

Penyebar Paham Khilafahisme Akan Diburu Seperti Paham Marxisme, Komunisme, Kapitalisme, Liberalisme

Viewer: 901
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Kompasnasional | Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto menegaskan partainya mendengarkan semua aspirasi masyarakat terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Pancasila yang digali dari bumi Indonesia adalah saripati kepribadian bangsa yang sarat dengan tradisi gotong royong dan musyawarah.

“Musyawarah untuk mufakat adalah praktik demokrasi Pancasila. Dengan demikian, terhadap materi muatan yang terdapat di dalam Pasal 7 RUU HIP terkait ciri pokok Pancasila sebagai Trisila yang kristalisasinya dalam Ekasila, PDI Perjuangan setuju untuk dihapus,” ujar Hasto dalam keterangan resminya.

Baca Juga  Din Syamsuddin Cs Deklarasi KAMI, Denny Siregar: Koalisi Kok Wajahnya Penipu Semua

Selain itu, kata Hasto, PDIP juga setuju penambahan ketentuan menimbang untuk menegaskan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, seperti Marxisme – komunisme, Kapitalisme – Liberalisme, Radikalisme serta bentuk Khilafahisme.

Artinya jika RUU HIP disetujui jadi undang-undang, penyebar paham Marxisme-Komunisme, Kapitalisme-Liberalisme, Radikalisme dan Khilafahisme akan diburu dan ditangkap karena bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Pemerintahan Presiden Jokowi melalui Menkopolhukam Mahfud MD, memahami suasana kebatinan yang berkembang, dan PDI Perjuangan meyakini bahwa pemerintah akan kedepankan dialog dan menampung aspirasi yang berkembang,” papar Hasto.

Baca Juga  Semenanjung Korea Panas: Korut dan Korsel Saling Serang

Menurut Hasto, berbagai pendapat berkaitan dengan RUU HIP, menunjukkan kuatnya kesadaran terhadap Pancasila sebagai dasar yang memersatukan bangsa.

Oleh sebab itu, Hasto meminta akan bijak sekiranya semua pihak ke depankan dialog.

“Sebab dialog, musyawarah dan gotong royong adalah bagian dari praktik demokrasi Pancasila,” tutur Hasto.(T/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Politik

AD/ART Demokrat 2020 Dinilai Cacat, Pengamat: Celah Bagi Kubu KLB Menggugat
Foto Wakil Ketua DPRD Solok Lucky Effendi saat diamankan Polisi

Berita

Kala Wakil Rakyat Asal Demokrat di Solok Ditangkap Kasus Sabu

Politik

Polemik RUU HIP dan Pembakaran Bendera PDIP Budayawan NU Heran Sifat Politicking Parpol Lebih Dominan

Politik

Habis Bertemu, Ketum Partai Demokrat dan MUI Sepakat Pasang Badan Tolak RUU HIP

Berita

Istana Minta Rakyat tak Lagi Berisik soal Reshuffle Kabinet

Politik

Tak Diundang Acara PDIP yang Dipimpin Puan, Ganjar di Jakarta Bertemu Megawati

Politik

Petinggi KAMI Laporkan Jenderal Sigit Prabowo, Refly Harun: Semoga Ini Bisa Mengubah Perilaku Aparat

Politik

Jika Arief Poyuono Tak Datang Sidang MK Gerindra, Andre: Saya Usulkan Diberikan Sanksi Pemecatan