Viewer: 653
0 0

Home / Korupsi

Sabtu, 19 Desember 2020 - 20:07 WIB

Mahfud MD : Ada Modus Suap dengan Memberikan ATM Bersaldo Besar

Viewer: 654
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Kompasnasional l Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) masih dibutuhkan karena semangat untuk korupsi selalu ada pada nafsu setiap orang.

Menurut Mahfud, Satgas Saber Pungli dapat bergerak di bidang pemberantasan korupsi yang ringan pada sentra pelayanan publik seperti yang ada di kementerian, lembaga, institusi, dan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Ringan-ringan kasusnya, tapi berbahaya kalau jumlahnya banyak,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/12/2020).

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam Rapat Kerja Nasional Satgas Saber Pungli 2020, di Jakarta, Jumat 18 Desember 2020. Mahfud yang juga pengendali atau penanggung jawab Satgas Saber Pungli menilai, meskipun satgas tersebut bertugas memberantas pungli, namun tidak memiliki wewenang pro justitia. Kewenangan pro justitia artinya tindakan hukum yang sah dan memiliki kekuatan hukum mengikat.

Baca Juga  Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam

Bila dalam kasus dugaan tindakan pungli didapati unsur-unsur tindak pidana, maka penanganan selanjutnya diserahkan kepada polisi atau jaksa yang memiliki kewenangan pro justitia.

Sedangkan dalam kasus pungli tidak didapati unsur pidana, namun ditemukan maladministrasi, maka kasusnya direkomendasikan ditindaklanjuti inspektorat lembaga terkait.

Itu sebabnya, lanjut Mahfud, Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli dijabat Inspektur Pengawasan Umum Kepolisian RI. Adapun wakilnya ialah Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung. Hal ini, kata dia, untuk memudahkan tindak lanjut penanganan kasus pungli.

“Jadi jangan tumpang tindih dalam memberantas pungli. Jangan asal memanggil orang atas nama Satgas Saber Pungli,” kata dia mengingatkan.

Baca Juga  Mendesak KPK dan MKD segera memproses Setya Novanto

Dia menambahkan bahwa memberantas pungli tidak dapat lagi dilakukan menggunakan cara-cara lama, tapi harus inovatif. Hal ini disebabkan modus pungli sekarang kian canggih, tidak seperti dahulu. Dia mencontohkan suap pada aparat negara tidak lagi menggunakan uang tunai. Penyuap memberikan ATM yang di dalamnya berisi uang dalam jumlah sangat besar ke aparat tersebut.

Rapat kerja nasional tersebut dihadiri Ketua Satgas Saber Pungli yang juga Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan jajaran pimpinan satgas. Selain itu, juga anggota Kelompok Ahli Satgas Saber Pungli Rhenald Kasali.
(BC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ganjar Pranowo dan kasus e-KTP yang bikin gerah

Korupsi

Daftar Belanjaan Mewah Edhy Cs di Hawaii: Hermes Hingga Rolex
BNN Periksa Jejak Rekening Bank AKP Ichwan-KompaNasional

Arsip

BNN Periksa Jejak Rekening Bank AKP Ichwan

Korupsi

KPK Telusuri Aliran Uang Panas Proyek PT Dirgantara Indonesia Lewat Anak Mantan Wapres

Berita

Bupati HST Minta KPK Tak Jual Kendaraan Mewahnya

Arsip

Penjelasan KPK soal 11 Poin Dugaan Pelanggaran dari Pansus Angket

Berita

KPK Geledah Rumah James Riady Terkait Dugaan Suap Perizinan Meikarta

Arsip

Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam