Viewer: 1113
0 0

Home / Kriminal / Nasional

Kamis, 18 Juni 2020 - 22:57 WIB

LBH Darma Berkah Keadilan : Siap Melaporkan Orator Mahasiswa Papua Yang Ancam Bunuh Lenis Kogoya

Ket//Foto : (Tengah) Wakil Ketua LBH Darma Berkah Keadilan dan juga Ketua Umum LSM Perkasa Mihon Manalu, SH., M.Pd

Ket//Foto : (Tengah) Wakil Ketua LBH Darma Berkah Keadilan dan juga Ketua Umum LSM Perkasa Mihon Manalu, SH., M.Pd

Viewer: 1114
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

JAKARTA, Kompasnasional – Orator Mahasiswa Papua mengancam akan bunuh Lenis Papua di depan di depan Istana Merdeka DKI Jakarta, Jumat (14/6) bermula dari sebuah aksi demonstrasi. Hawa politis pun sudah terasa sejak demonstrasi masih berlangsung.

Dalam aksi itu, demonstran mengatakan akan mengancam membunuh Dr Lenis Kogoya Mhum sebagai Kepala Suku Kaleng – Kaleng dan manusia pembayaran kolonial. Pasalnya, pria yang akrab disapa Lesko itu disebut sebagai Penghianat.

“Lenis Kogoya Penghianat, tidak ada kompromi untuk Lenis Kogoya, Jangan menginjakkan kaki di tanah Papua atau dibunuh,” ujar salah seorang panglima demonstran yang tidak diketahui identitasnya saat berorasi.

Baca Juga  Poldasu Harus Objektif dan Mengundang BPN Dan Para Pihak Dalam Klaim Tanah Jalan Bilal Blok D1-D8 Yang Diklaim Janto

Orator itu kemudian mengancam akan membunuh lenis kogoya jika Tenaga Ahli Kepresidenan RI itu benar-benar menginjakkan lagi kakinya di Tanah Papua.

Teriakan “bunuh Lenis Kogoya” pun disuarakan peserta aksi menjawab seruan tersebut.

Wakil Ketua Lembaga Bantuan Hukum YLBH DPP Pusat Darma Berkah Keadilan Mihon Manalu, SH., Mpd dan juga adalah Wakil Ketua DPC PERADI Kota Tanggerang mengatakan “Ini tindakan inkonstitusional. Maka negara harus berani mengambil tindakan dan segera mengusutnya tuntas. Siapa aktor dibalik aksi ini,” pinta Mihon Manalu, Senin (18/06/2020) di Jakarta.

“Yang dihianati pak Lenis Kogoya itu, apa sih? Kenapa pula beliau disebut Penghianat? Justru statement Dr. Lenis Kogoya, M.Hum sangat netral, karena mengajak masyarakat supaya menjaga kekondusifan dan ketenteraman masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga  Polda Metro Jaga 65.495 TPS Pemilu, 21 di Antaranya Kategori Rawan

Dikatakan, pernyataan yang disampaikan kelompok Mahasiswa tersebut sangat berbahaya di negara hukum seperti Indonesia, karena menyangkut nyawa warga negara, yang nota bene adalah Pejabat Negara.

Ditambahkan lagi, Demo pengibaran bendera Bintang Kejora yang mereka lakukan layak disangka hendak melakukan makar sesuai dengan Pasal 106 dan 110 KUHP.

Mihon Manalu yang juga Ketua Umum LSM Perkasa menegaskan “Saya menghimbau mahasiswa papua yang menyerukan kata dalam Orasinya Ancam bunuh Lenis Kogoya untuk menyerahkan diri, kalau enggak kami dari LBH Darma Berkah keadilan akan membuat pengaduan secara Resmi,” Tegas Mihon kepada wartawan Kompas Nasional. (faber)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kamis, Novel Baswedan Kembali ke Indonesia

Arsip

Jaga laut RI, Menteri Susi Tambah 4 Kapal Baru
Semoga Diterima di Sisi TYME Ito Nurmala Panjaitan-kompasnasional

Arsip

Semoga Diterima di Sisi TYME Ito Nurmala Panjaitan
foto Ilustrasi narkoba

Berita

Dites Urine Dadakan, 2 Personel Polsek Percut Sei Tuan Positif Narkoba

Arsip

Jokowi: Tak Ada Kata Pesimis Untuk Ekonomi Indonesia Tahun Ini

Kriminal

Penemuan 2 Hektare Ladang Ganja di Balik Rerimbun Kebun Kopi di Bengkulu

Arsip

Nilai Tukar Rupiah Merosot ke Level Rp 13.128 Per USD

Berita

Kronologi Pelemparan Bom Molotov di Rumah Politikus PKS Mardani