Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Jumat, 23 Desember 2016 - 15:39 WIB

5 Reaksi Pemerintah Soal ‘Om Telolet Om’, Sampai Buat Lomba Klakson

Viewer: 684
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 43 Detik

Suara klakson bus berbunyi ‘telolet’ ramai menjadi incaran para masyarakat sebagai hiburan. Bahkan mereka sampai membuat papan nama atau spanduk besar bertuliskan ‘Om Telolet Om’ biar menjadi pusat perhatian para sopir.

Joko Sentosa (37), salah seorang supir bus jurusan Yogyakarta-Semarang, mengatakan bahwa sejak dua bulan lalu dirinya memasang klakson telolet pada kendaraannya. Menurutnya, dengan membunyikan klakson dia merasa anak-anak kecil itu gembira dan bahagia.

“Ya senang saja lihat anak kecil pada ketawa sambil jingkrak-jingkrak saat saya bunyikan klakson. Kalau lihat anak-anak itu jadi ingat anak saya yang di rumah. Makanya saya selalu bunyikan klakson. Anak-anak itu kelihatan bahagia banget kalau dengar suara klakson bus saya yang telolet itu,” ungkap Joko.

Sederhananya kebahagiaan anak-anak di Indonesia ini ternyata berhasil mencuri perhatian dunia. Tak tanggung-tanggung, selebriti papan atas pun seakan tak mau ketinggalan dengan demam unik ‘om telolet’ yang ternyata sanggup menjadi trending topic di dunia. Artis dunia seperti DJ Snake, The Chainsmokers, Zedd dan lain-lain. Bahkan di akun instagram Yellow Claw sampai mengunggah video serta trending ‘om telolet om’. Sontak saja hal ini menjadi perbincangan di seluruh dunia.

Baca Juga  Ini Alasan Ratna Sarumpaet Keberatan Evakuasi Korban KM Sinar Bangun Dihentikan

Atas fenomena ini, pemerintah pun memberikan tanggapannya. Mulai dari imbauan hingga rencana lomba klakson dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Apa saja tanggapan pemerintah tersebut? Berikut merdeka.com akan merangkumnya untuk pembaca.

1. Pemerintah tak akan larang buru klakson telolet

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, dirinya tidak akan mengeluarkan larangan berburu klakson atau yang kini tengah heboh dinamakan fenomena ‘om telolet om’.

Meski tidak melarang, namun dia mengimbau agar warga terutama anak-anak yang sedang mengikuti trend kekinian tersebut untuk selalu menomorsatukan keselamatan.

“Jangan abaikan keselamatan diri dan lalu lintas (jangan ganggu konsentrasi sopir bus). Jadi sebenarnya bukan melarang, saya sebagai pribadi itu senang musik apalagi bus itu. Yang saya imbau itu karena ada indikasi mereka sampai jalan tol, itu yang jangan,” kata Menteri Budi.

2. Pemerintah akan buat lomba

Menhub berjanji akan memoles daya tarik fenomena ini dalam suatu kontes sehingga bisa menghibur masyarakat. Sayangnya, Menhub Budi tidak memaparkan lebih jauh perihal rencana tersebut.

“Kemenhub (berencana) akan membuat lomba telolet bus. Kita akan bikin,” ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta.

3. Pemburu klakson diminta tak beraksi di jalan

Menteri Budi meminta penggunaan klakson sebagai hiburan tidak dilakukan di jalan raya.

Baca Juga  Gubernur Kalbar Percepat Tingkatkan IPM,Akan Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa Yang Berprestasi

“Yang saya imbau itu jangan di jalan raya karena itu bahaya, tapi kalau di tempat lain boleh, misalnya, di terminal bus, jadi tempatnya harus benar, kalo (bus) pada saat diparkir itu bagus sekali,” ucapnya.

4. Om telolet om diharapkan buat warga kembali suka naik bus
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap fenomena ‘Om Telolet Om’ bisa menjadi daya tarik bus angkutan umum kembali digandrungi warga.

“Telolet saya senang sekali, ceritanya saya dulu sering naik bus ke Yogyakarta. Saya selalu cari yang telolet, jadi tidak mungkin saya melarang,” tuturnya.

5. Pemerintah imbau orang tua perketat pengawasan anak
Menteri Budi juga berharap kepada seluruh orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Sehingga, anak-anak tak mengikuti tren yang sampai menjadi perbincangan artis-artis dunia ini. Keselamatan anak-anak, kata dia, harus diutamakan meskipun hanya sekedar untuk mencari hiburan semata.

“Kepada orang tua kami juga mengimbau jangan membiarkan anak-anak kita itu punya keinginan atau punya kegiatan-kegiatan yang sebenarnya tidak memberikan manfaat bahkan membahayakan diri sendiri,” ucapnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Edi Kamtono : Jadi ASN Jangan Cengeng

Berita

Kapolda Kalbar Lakukan Kunjungan Kerja di Polresta Pontianak Kota

Berita

Panitia pemilihan Anggota BPD Desa Damai Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan diduga mengangkangi cara perekrutan dan verifikasi berkas calon anggota BPD

Berita

Wagub Kalbar Menghadiri Rakor Percepatan Vasinasi Covid-19 di Mempawah

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon Rakor Pelaksanaan Vaksinasi*

Asahan

Tanjung Balai Heboh, Kedatangan Lions Clubs Golden Estate Salurkan Paket Sembako Mendukung Pemerintah Menekan Covid-19 Lebaran Dirumah Saja.

Berita

Peringati HUT ke-71 Penerangan Angkatan Darat, Pendam XII/Tpr Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

Berita

PEMKAB TOBA SAMBUT BAIK PROGRAM KEJAKSAAN R.I RESTORATIV JUSTICE