Home / Headline News

Kamis, 18 Maret 2021 - 14:36 WIB

Ketum PBSI Marah Tanggapi Pemain Indonesia Dipaksa Mundur dari All England

Viewer: 426
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kompasnasional l Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Agung Firman Sampurna marah saat mendengar tim bulutangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021 karena terganjal regulasi protokol kesehatan di Inggris.

Agung yang juga Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengklaim ada upaya menjegal langkah skuad Indonesia untuk berprestasi di All England 2021. Menurutnya, mungkin saja dicurangi agar tidak bisa bermain di turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.

“Dengan persiapan kita sekarang yang matang menjadi kandidat juara yang bisa kalahkan tim Inggris. Dengan adanya ini membuat Indonesia tidak juara dan tak bisa bertanding lagi,” kata Agung Firman Sampurna dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Seluruh wakil Indonesia mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga tenaga pendukung terpaksa mundur dari turnamen bulutangkis tertua di dunia itu atas permintaan pemerintah Inggris.

Baca Juga  Presiden Sebut Vaksinasi Covid-19 Harus Dibarengi Kedisiplinan Masyarakat

Melalui email dari National Health Service (NHS), wakil Indonesia diminta melakukan isolasi mandiri selama 10 hari karena menaiki pesawat di mana salah satu penumpangnya dinyatakan positif Covid-19.

Transit
Pesawat yang dimaksud adalah maskapai yang ditumpangi wakil Indonesia saat transit dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/2021) lalu.

Agung menekankan,PBSI saat ini meminta otoritas kesehatan Inggris dalam hal ini NHS, membuka data terkait siapa penumpang pesawat yang dinyatakan positif Covid-19.

“Bisa dibayangkan kita yang sudah divaksin tidak hanya tak boleh bertanding, kita diminta isolasi 10 hari. Saya kurang paham, kalau memang tak boleh tanding seharusnya kami pulang saja,” ungkap Agung dengan penuh amarah.

Baca Juga  Diduga Karena Poda Nauli, Beasiswa Mahasiswi di Tapteng Distop

“Kami ingin tahu yang lakukan kontak intensif dengan 24 orang wakil Indonesia ke Inggris. Karena sangat terbatas dan kita sudah divaksin. Sebenarnya ada prosedur tinggal diuji saja lakukan tes PCR di situ apakah kena atau tidak di sana,” ucap dia.

Oleh karena itu, Agung pun menegaskan pihaknya akan berusaha mencari keadilan bagi tim bulutangkis Indonesia sambil menunggu informasi lanjutan dari NHS. Meskipun merasa kecewa, Agung menegaskan dirinya tidak menuding siapa pun dalam insiden yang merugikan tim bulutangkis Indonesia di All England 2021 ini.

“Ini pertandingan olahraga yang kita junjung sportivitas. Ini tidak ada tuduhan ya, saya tidak menuduh siapa pun,” tutup Agung. (BS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Headline News

Smkn 1 Bangkinang Laksanakan Proses Belajar Tatap Muka Sesuai Protokol Kesehatan

Berita

Lions Club Medan Golden Estate Sumbang Darah Untuk Penyandang Talasemia

Headline News

Polres Samosir Gelar Apel Pasukan untuk Menjamin Keamanan Idul FitriĀ 

Berita

Geledah Rumah Pejabat PU Yogyakarta, KPK Sita Uang Rp 130 Juta

Berita

Kronologi Jatuhnya Pesawat Lion Air Jakarta-Pangkal Pinang di Karawang

Gaya Hidup

Wow, Mahasiswa Manajemen Bangkinang Buka Usaha Tempat Hantaran dan Hiasannya

Berita

Mengulik Fenomena Air Berwarna Cokelat di Seputaran Anak Krakatau
Foto KPK

Berita

KPK: Hakim Jadi Profesi Penegak Hukum Paling Banyak Terjerat Korupsi!