Kompasnasional | Rimbang adalah nama sebuah tanaman yang masih satu kerabat dengan terong. Jika dilihat sekilas, rimbang memiliki bentuk yang hampir mirip dengan tanaman leunca. Ya, keduanya memang merupakan tanaman yang masuk ke dalam suku terung-terungan (Solanaceae).
Manfaatnya pun luar biasa dan sudah di akui nenek monyang kita dulu. Terbukti, bahkan menurut beberapa pakar terkenal buah Rimbang memiliki peran penting pada suatu masakan menjadi lebih berkhasiat.
Tapi kali ini kita tidak membahas manfaat dan pengaplikasiannya kepada jenis masakan. Tapi kita berbicara masalah bisnisnya yang sempat jadi perbincangan ibu – ibu di pedesaan.
Mereka mengatakan setiap tahunnya harga rimbang semakin naik namun masyarakat khususnya di pedasaan tidak beralih usaha ke jenis sayuran ini. Pada tahun 2012 harga Rimbang mencapai Rp. 12000/kg.
Pada tahun 2013, Rimbang semakin naik dengan mencapai harga 15000 hingga 16000 perkilonya. Lalu pada tahun 2020 harganya kini melejit, dalam kunjungan toko pedia Online, harga Rimbang ber variasi dari Rp. 25000 hingga Rp. 30.000/kg.
Berarti jika di pasaran kaki lima harganya sudah mencapai paling tidak seharga Rp.20.000/ Kg. Waowwww……
Jika membudayakan tanaman Rimbang memang butuh proses. Memulai dari pembibitan hingga memanen memerlukan kurun waktu satu tahun. Setelah panen, dalam satu pohon menghasilkan rimbang seberat 7 – 9 ons tiap 10 harinya.
Karena tanaman rimbang tidak mengenal musim, bunganya sebagai cikal bakal buah terus menerus muncul. Tanaman Rimbang sendiri berlangsung hingga 4 tahun lamanya.
Jika memiliki 200 pohon dan rata – rata panen 7 ons maka menghasilkan 140 kg/10 hari dan harga perkilonya Rp.20000 maka dalam 10 hari anda bisa meraup Rp. 2.800.00 kali 3 maka Rp. 8.400.000/bulan.
Itubaru pohonnya 200 yang tidak banyak memakai lahan. Bagaimanan kalau anda menam 3000 pohon dalam dua hektar lahan. Dalam 10 hari anda mendapatkan penghasilan Rp. 42 Juta/10 Hari, ituma udah setara dengan harga 1 motor NMAX Putih seharga kisaran Rp.41.847.000.
Menjajikan bukan, kalau anda sudah tahu karena adanya artikel ini, maka mulai sekarang manfaatkanlah lahan anda. Tidak ada yang tidak mungkin, buat apa mengejar karir di pemerintahan. Rela Jual tanah warisan demi PNS.
Jual 10 Hektar sudah bisa tanam Rimbang paling minim 10000 pohon. Anda sudah menghasilkan Rp.140.000.000 Juta per 10 Hari. Gaji anda PNS Perbulan berapa?
Penghasilan Rp. 140.000.000 ? Darimana datangnya? Kalau anda kurang paham dan ingin tahu. Maka pahamilah rumus di atas.
Semoga dengan artikel ini bisa memotivasi anda terutama yang tinggal di pedesaan. Harga sawit masih standar, banyak lahan tak terpakai. Ada Rimbang Solusinya?
Ini bukan hoax, tapi jika di buktikan pasti melibihi hasil yang didapatkan…..
(AM/Red)







