Home / Berita / Kesehatan / Nasional

Senin, 14 November 2022 - 08:34 WIB

Lonjakan Kasus dan Kematian Covid-19 di Tengah Kasus Omicron XBB

Viewer: 756
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik

Jakarta, Jejaknasional.com — Jumlah tambahan kasus konfirmasi dan kematian virus corona (Covid-19) di Indonesia masih menunjukkan tren kenaikan dalam sepekan terakhir. Lonjakan terjadi usai ditemukan puluhan kasus mutasi Omicron subvarian XBB.
Penambahan kasus konfirmasi Covid-19 harian konsisten di atas enam ribu kasus dan terjadi berturut-turut selama lima hari. Rinciannya pada 8 November dengan 6.601 kasus, lalu naik menjadi 6.186 kasus pada 9 November.

Kemudian 6.294 kasus pada 10 November. Sebanyak 6.247 kasus pada 11 November, 6.179 kasus pada 12 November, serta menjadi 4.877 kasus pada 13 November.

Kasus konfirmasi Covid-19 mingguan naik sebesar 31,11 persen. Tercatat selama periode 31 Oktober hingga 6 November, total kasus konfirmasi Covid-19 mencapai 30.670 kasus.

Baca Juga  Jelang Idul Adha 1443 H, Pemko Sidempuan Gelar Rakor Satgas Penanganan Hewan PMK

Sementara pada periode 7-13 November, kasus konfirmasi Covid-19 melonjak hingga 40.212 orang.

Peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 itu juga dibarengi dengan tren kenaikan kasus kematian warga akibat Covid-19.

Selama periode 31 Oktober hingga 6 November, kasus kematian Covid-19 berjumlah 232 kasus, dan sepekan setelahnya bertambah menjadi 275 kasus atau meningkat sebanyak 18,53 persen.

Dari lonjakan kasus tersebut, jumlah testing mingguan Covid-19 di Indonesia juga terpantau mengalami tren kenaikan kendati tak signifikan. Selama periode 31 Oktober hingga 6 November misalnya, sebanyak 189.572 orang telah diperiksa. Sepekan setelahnya, jumlah warga yang diperiksa naik menjadi 197.615 orang.

Capaian pemeriksaan Covid-19 di Indonesia dihitung dari hasil pemeriksaan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) alias tes swab, tes cepat molekuler (TCM), dan rapid test antigen.

Baca Juga  Forget That Facelift - "Wrap" Your Face into Shape

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan kenaikan kasus virus corona di Indonesia terjadi akibat mutasi baru SARS-CoV-2 Omicron subvarian seperti XBB, BQ.1 hingga BA.2.75. Per 10 November, Kemenkes mencatat temuan varian XBB di Indonesia mencapai 48 kasus.

Kendati demikian, Budi mengatakan berdasarkan riwayat kasus serupa di negara-negara lain, salah satunya Singapura. Terlihat bahwa varian XBB maupun XBB 1 tingkat kematian dan keparahan penyakit lebih rendah dibandingkan subvarian Omicron BA.1 dan BA.2.

(Hen/Cnn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Jokowi beri sambutan pembukaan KTT - G20 di Bali , Nusa Dua

Berita

Jokowi Resmi Buka KTT G20: Kita Harus Setop Perang

Berita

Kejati Kalbar Hadiri Penandatangan Berita Acara Indeks Desa Membangun Tahun 2021

Berita

Bupati Tapsel Minta Penyuluh Pertanian Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita

Bupati Sis dan Anggota DPRD Kapuas Hulu Resmikan PLTMH di Kecamatan Bunut Hulu

Berita

Hijaukan Bumi Ketapang, Kapolres Ketapang Pimpin Gerakan Penanaman Pohon 

Berita

Bupati Taput Melantik beberapa Pejabat Pemkab dan Serahkan sejumlah SK CPNS

Berita

KABAHARKAM POLRI KUNJUNGI OBJEK WISATA DI TOBA

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat, S.T menghadiri kegiatan APDESI