Viewer: 681
0 0

Home / Opini

Senin, 28 Desember 2020 - 12:48 WIB

Kemendikbud di Bawah Nadiem Makarim Dianggap Jadi Kementerian Paradoks

Viewer: 682
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Pengamat pendidikan, Indra Charismiadji, menilai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai kementerian paradoks. “Karena kebijakan yang dihasilkan itu bertentangan dengan apa yang ingin mereka buat,” kata Indra dalam diskusi Catatan Akhir Tahun Pendidikan 2020, Ahad, 27 Desember 2020.

Indra mencontohkan salah satunya ketika Menteri Nadiem Makarim menggunakan jargon Merdeka Belajar yang ternyata merupakan merek dagang pemilik Sekolah Cikal, Najeela Shihab, yang juga Dewan Pembina Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK)-mitra Kemendikbud.

Baca Juga 

“Kenapa harus pakai jargon yang sama? Berarti kurang kreatif, hanya memakai apa yang sudah dipakai timnya,” kata dia.

Selain jargon, Indra juga menyebut Program Organisasi Penggerak (POP) merupakan copy paste Komunitas Organisasi Penggerak (KOP). Program KOP berada di bawah naungan Jaringan Semua Murid Semua Guru yang diinisiasi Najeela.

Bagaimana mau mendorong kreativitas kalau kementerian sendiri tidak kreatif. Jadi kementerian paradoks,” ujar Indra.

Selain itu, Indra juga menilai gotong royong di Kemendikbud sangat lemah. Hal itu ditandai dengan sejumlah organisasi pendidikan, seperti NU, Muhammadiyah, dan PGRI yang memutuskan mundur dari POP. Kemudian Kemendikbud di bawah Nadiem juga menghilangkan tradisi rembuknas, pertemuan antara kepala dinas pendidikan se-Indonesia dan pejabat Kemendikbud.

Baca Juga  Irmanputra Sidin: Pemda DKI Tak Berhak Somasi Ike Muti, Jokowi Harus Tegur Anies

“Bukan saya mengada-ada, saya bicara dengan dinas-dinas pendidikan, mereka mengatakan sama sekali tidak ada komunikasi dengan pihak Kemendikbud apa yang mau dibuat,” katanya. (T/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gagal Raih Opini WTP, Pemko Medan Tak Dapat Insentif Puluhan Miliar
Foto BI -Sumut

Berita

Waspada Ancaman Resesi, BI Proyeksi Ekonomi di Sumut Tumbuh Tahun 2023

Opini

Pakar Psikologi: Jujur dan Bahagia Jadi Kunci Kesembuhan Pasien Covid-19

Opini

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi
Foto Nakes di asahan gelar aksi nginap di DPRD

Asahan

Puluhan Nakes Asahan Gelar Aksi Menginap di Teras Kantor DPRD

Opini

Ahli Psikologi Ungkap Penyebab Rizieq Shihab Walk Out

Opini

Indonesia Public Institute: Pembubaran FPI Terlambat

Berita

Dilema Dibalik Eksistensi Lulusan SMKN/S Sebagai Penyumbang TPT