Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Selasa, 8 November 2016 - 14:37 WIB

Jokowi Diminta Lawan Balik Aktor Demo Politik Ahok

Viewer: 511
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

Presiden Joko Widodo melontarkan pernyataan yang mengejutkan soal adanya aktor di balik demonstrasi 4 November yang berujung ricuh. Desakan agar Jokowi membuka dalang yang menunggangi aksi tersebut pun mulai bermunculan.

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai tujuan aktor yang dimaksud Jokowi bukan dalam konteks praktik kriminal melainkan menyasar ke ranah politik. Sehingga, Ray mengatakan Jokowi tidak perlu menempuh jalur hukum tetapi memukul balik dengan strategi politik.

“Aktor politik yang disebutkan Jokowi. Tapi pemahaman saya bukan dalam kerangka aktor dalam konteks kriminal, tapi aktor dalam konteks politik. Oleh karena itu, bagi saya memang tidak perlu ada reaksi dalam kerangka hukum yang dilakukan Jokowi,” kata Ray di Kedai Kopi Deli, Menteng, Jakarta, Senin (7/11).

Baca Juga  Pria Kristen di Israel Bangunkan Kaum Muslim Untuk Sahur

Beberapa waktu lalu ramai isu Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah dalang di balik aksi akbar itu. Meski tudingan itu dibantah SBY, menurutnya, Jokowi secara eksplisit berupaya menyerang balik SBY dengan membangkitkan lagi kasus-kasus masa lalu yang mangkrak di era SBY.

“Cuma kalau kita lihat kemarin itu, sudah mulai ada TPF Munir, ada upaya membangkitkan kasus Bank Century kira-kira itu semuanya di era SBY. Bayangan saya itu yang disebut sebagai langkah-langkah politik yang juga mungkin diasumsikan sebagai aktor politik oleh Jokowi,” tegasnya.

Sebelumnya, setelah menggelar rapat terbatas dengan Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait aksi unjuk rasa besar-besaran yang berujung bentrokan. Presiden Jokowi menyesalkan bentrokan antara polisi dan massa pendemo di depan Istana Merdeka.

Baca Juga  Ahok Pasrah Jika Divonis 5 Tahun, “Ini Kan Politik Saja, yang Penting Nggak Gubernur”

“Kita menyesalkan kejadian setelah Isya, seharusnya sudah bubar tapi menjadi rusuh,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu (5/11) dini hari.

Jokowi mengatakan, ada dalang di balik bentrokan yang terjadi di depan Istana Merdeka. “Dan ini kita lihat ditunggangi aktor politik yang manfaatkan situasi,” tegas Jokowi (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Gianluigi Buffon Pensiun Digantikan Kiper Berdarah Indonesia?

Berita

Sihar Pamit Pulang ke Jakarta
Novanto Terpilih Jadi Ketum Golkar, Kasus Papa Minta Saham Masih Diendapkan-KompasNasional

Arsip

Novanto Terpilih Jadi Ketum Golkar, Kasus Papa Minta Saham Masih Diendapkan

Nasional

Inpres Tim Pemburu Koruptor Sudah Terbit, Siapa Saja Anggotanya

Berita

Kesepakatan Berujung Penangkapan, Wartawan Dikriminalisasi

Nasional

Ini Alasan Sandi Mau Jadi Anak Buah Jokowi

Berita

4 Unit Rumah Dilalap Si Jago Merah

Berita

Pengeboman Di Surabaya Gunakan Bom The Mother of Satan