Home / Berita / Headline News / Nasional

Jumat, 31 Desember 2021 - 10:40 WIB

Akhir Tahun, Mahasiswa Dari Obi Beri Kartu Merah ke Gubernur

Viewer: 902
2 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik
Foto bersama pengurus PPMKO Halsel usai mendeklarasikan pemberian kartu merah ke Gubernur Maluku Utara (Foto Istimewa)

Halsel, Maluku Utara – Persekutuan Pelajar dan Mahasiswa Kristen OBI (PPMKO) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) memberikan hadiah kartu merah kepada Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba.

Pemberian kartu merah dari pelajar dan mahasiswa Obi ini sebagai kritikan keras atas gagalnya Gubernur Maluku Utara dalam mengawal pembangunan Pulau Obi sebagai kawasan strategis Nasional.

Padahal hadiah dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo lewat Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 102 Tentang Proyek Strategis Nasional merupakan tanggungjawab bersama. Namun dari informasi yang beredar bahwa pembangunan jalan lingkar Pulau Obi tidak dianggarkan pada APBN Tahun 2022.

Menyikapi hal ini Ketua Persekutuan Pelajar dan Mahasiswa Kristen OBI (PPMKO) Harun Tomo mengatakan, Masyarakat Obi sudah harus membuka mata atas sikap Gubernur Maluku Utara yang tidak peduli terhadap masyarakat Obi. Dimana, Pulau Obi sebagai daerah pertambangan seharusnya mendapat perhatian khusus dari Pemprov Maluku Utara dan Pemerintah Pusat.

Baca Juga  KPU Tapsel Akan Gelar GKS Dan GCS Awali Pelaksanaan Coklit Data Pemilih

Bahkan Harun mengatakan, jika Pemprov Maluku Utara serius dalam mendukung pembangunan jalan lingkar Pulau Obi maka sudah pasti berbagai syarat yang menjadi pedoman untuk pembangunan jalan lingkar Obi sudah terlaksana, tetapi harapan ini sirna bak di telan bumi.

Ia bahkan menegaskan, pihaknya secara kelembagaan mengangkat kartu merah buat Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba sebagai bentuk sikap mosi tidak percaya masyarakat Obi.

“Kartu merah kami berikan karena Kami menduga Pak Gubernur Maluku Utara sengaja tidak merestui pembangunan infrastruktur terjadi di Pulau Obi,” tegas Harun Tomo pada Kompas Nasional, Jumat (31/12/2021)

Baca Juga  VAKSIN SINOVAC COVID-19 TIBA DI TOBA

Pria asal Pulau Obi itu kemudian mengatakan, jangan karena hanya kepentingan proyek dan politik kemudian masyarakat Obi harus menjadi korban. Sebab sejatinya pembangunan jalan lingkar Pulau Obi adalah impian bagi masyarakat Obi yang selama ini belum terkabulkan.

“Dan Jika jalan Strategi Nasional di Pulau Obi gagal untuk di laksanakan, maka kami juga akan menyurat secara terbuka kepada Presiden Joko Widodo untuk mencabut kembali keputusan terkait Pulau Obi sebagai Objek Vital Nasional,” pungkasnya. (FIK)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dedy Gugat PT. HMBP. Kepengadilan Karena Tidak Bayar Uang Pesangon Distrasmigrasi Di Lecehkan

Berita

Pungli Atas Nama “Dana Pendidikan Sekolah” Sekitar Rp13 Miliar Beratkan 15.672 Siswa/i SMAN/SMKN di Kabupaten Simalungun

Berita

Sidak Lapas dan Rutan Tanjung Gusta, Ditemukan Uang Puluhan Juta

Berita

Tim Gabungan Gelar PPKM Micro, 3 Orang Reaktif Covid-19

Berita

Begal Taksi Online, Sopir di Cekik Pakai Sabuk

Berita

Pencarian Korban Ke 6 Pasca Satu Keluarga Hanyut Disungai Bahapal Belum Ditemukan

Berita

Ukur Pencapaian Kompetensi Siswa, SMK Negeri 1 Siantar Gelar UKK TP. 2021 – 2022

Berita

Satgas Nemangkawi Yang Buru KKB Papua Diakhiri, Diganti Operasi Damai Cartenz