Home / Opini

Kamis, 11 Februari 2021 - 10:49 WIB

Irma Suryani Chaniago Sebut Ahok No Finishing Touch di Pertamina

Viewer: 400
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional l Politikus Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago meminta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang kini menjadi komisaris utama PT Pertamina membongkar kasus-kasus korupsi di tubuh BUMN energi itu.

Permintaan Irma itu didasari langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita kapal LNG Aquarius milik Heru Hidayat. Saat ini Heru merupakan salah tersangka kasus korupsi dana PT Asabri.

Irma menyebut Aquarius telah melayani pengangkutan liquified natural gas (LNG) dari kilang PT Badak LNG di Bontang, Kalimantan Timur ke Jepang.

Baca Juga  Komentari Ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain, Abu Janda: Setan Kau Ya

Komisaris PT Pelindo 1 itu menduga pemilik tangker itu menyogok oknum di Pertamina demi memperoleh proyek pengangkutan LNG dari Bontang ke Jepang. Mayoritas saham PT Badak LNG, sambung Irma, dipegang Pertamina.

Lebih lanjut Irma menyebut keberadaan Ahok di tubuh Pertamina seperti mati suri. Irma mengibaratkan mantan Gubernur DKI itu seperti berteriak di tengah padang pasir.

“Jangan cuma lip service (janji di bibir, red) teriak-teriak di tengah padang pasir tetapi tidak ada yang tuntas. Pak Ahok di Pertamina cuma good idea but no finishing touch,” ujar perempuan berdarah Minang tersebut.

Baca Juga  Bercinta dengan Robot Seks, Apa Termasuk Selingkuh?

Irma juga menilai Ahok selama menjadi komisaris utama PT Pertamina tidak punya gebrakan dan prestasi.

“Pendapat saya, sayang sekali komisaris utama sekelas Ahok cuma nyinyir untuk hal -hal yang tidak produktif,” ungkapnya. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Opini

MUI Tolak PAM Swakarsa, Cemas Premanisme Dijamin Aparat

Opini

Tjahjo Ingin RI Contoh Singapura soal Birokrasi: ASN Mereka Hanya 300 Orang

Opini

Abu Janda, Fenomena Influencer Banyak Aksi Kurang Referensi

Opini

Bukan Habib Rizieq, Sekum Muhammadiyah Duga Ada Big Power Manfaatkan FPI

Opini

Yusril: Demokrasi yang Bergantung Kekuatan Modal, Negara Akan Runtuh

Opini

Menurut Ruhut Sitompul Ini Penyebab Utama Jokowi Marah, Oh Ternyata

Opini

ACTA nilai alasan reklamasi sangat konyol dan berbau SARA.