Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Senin, 22 Agustus 2016 - 13:23 WIB

Ini Alasan Ketua DPR Setuju Harga Rokok Naik Rp 50 Ribu Per Bungkus

Viewer: 572
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

Ketua DPR RI, Ade Komarudin setuju harga rokok naik menjadi Rp 50 sebungkus. Alasannya, pendapatan negara akan bertambah seiring kenaikan harga rokok.

“Kalau naik harganya, pasti akan bertambah kita punya pendapatan negara. Berarti penerimaan negara dari setkor itu akan diprediksi meningkat dan akan menolong APBN kita supaya lebih sehat di masa yang akan datang,” jelasnya di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (19/8).

Akom juga merasa, kenaikan rokok juga dapat menekan jumlah perokok, sehingga angka kesehatan masyarakat di Indonesia dapat ditingkatkan.

Baca Juga  Papan Reklame Berukuran Besar Milik PT Multigrafindo Diduga Berdiri Tanpa Ijin

“Itu sebagai salah satu langkah agar semakin hari masyarakat tidak lagi begitu banyak yang konsumsi yang diketahui (rokok) tdak sehat,” ucap politisi Golkar ini.

Meski begitu, dirinya meyakini wacana menaikkan harga rokok ini tidak akan menganggu regulasi petani tembakau ke depannya.

“Mereka (petani tembakau) dapat seperti sedia kala bekerja di sektornya sesuai dengan profesi yang dipilihnya selama ini,” demikian Ade.

Baca Juga  Heboh Polantas Keroyok Pengendara Motor karena Tolak Ditilang

BACA: Harga Rokok Akan Naik Rp 50 Ribu Sebungkus, Perokok Menjerit

Sebelumnya, usulan kenaikan harga merupakan hasil studi Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI).

Selain menaikkan harga jual, pemerintah diminta dapat mengatur tata niaga rokok yang selama ini amat semrawut dan terlalu bebas. Alhasil siapa saja dan di mana saja orang bisa membeli rokok, termasuk anak di bawah umur (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ket:Foto//Sahabat Akrab Lenis Kogoya ketua umum Partai Golkar Erlangga hartanto

Berita

Dukungan dari Ketum Golkar, Lenis Kogoya Layak Kembali ke Kampung Halaman, Menjadi Wagub Papua.

Arsip

Usung Agus, SBY Pernah Bilang TNI Jangan Bercita-cita Jadi Gubernur

Berita

Idrus Marham Mengaku Tak Pernah Diajak Ngobrol Soal Menteri

Berita

2 Pria Gosong Kesetrum setelah Potong Kabel PLN di Proyek Under Pass

Ekonomi

Pengusaha Ramai-Ramai Minta Anies Cabut PSBB Transisi DKI

Berita

Edy Rahmayadi Dilantik Sebagai Ketua IKA Lemhanas

Nasional

Bareskrim Polri Dalami Laporan soal WO Aisha Weddings

Arsip

Zidane: Ronaldo Ingin Main, Tapi Dia Tau Itu Tidak Mungkin