Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Nasional / Reviews

Rabu, 18 Mei 2016 - 12:49 WIB

Heboh Polantas Keroyok Pengendara Motor karena Tolak Ditilang

Viewer: 605
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 42 Detik

Dunia media sosial Indonesia kembali digegerkan dengan sikap polantas. Itu setelah pemilik akun Facebook Wisnuhandy Widyoastono menceritakan pengalamannya dikeroyok polisi lalu lintas di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Wisnuhandy Widyoastono menulis mendapat perlakukan tak mengenakan dari polantas karen menanyakan surat tugas kepada polisi lalu lintas yang menanyakan surat berkendaranya.

Menurut cerita di akun tersebut, peristiwa itu terjadi di Perempatan Duren, Kampung Sawah, Ciputat.

“Saya mengendarai motor dalam kondisi macet dari segala arah dan sedang berhenti nunggu giliran. Tiba2 disuruh menepi oleh petugas polisi untuk ditanya surat2 kendaraan. Di lokasi tersebut tidak ada papan pemberitahuan razia atau pemeriksaan.”

“Saya menepi dan bertanya kepada petugas tersebut untuk melihat surat tugas mereka secara baik2. Petugas yg bernama NASUTION tiba2 membentak2 saya sambil membawa saya ke komandannya yg bernama AGUS.S. Ketika bertemu dengan komandannya, saya tanya kenapa saya dimintai surat2. pelaku NASUTION masih bicara emosi tinggi. Jelas saya tidak terima, saya bicara baik2. kemudian datang lagi satu petugas anak muda berkulit gelap (tidak tahu namanya siapa) ikut marah2 ke saya. Kembali saya menjelaskan bahwa saya hanya bertanya dan menegaskan ke mereka kenapa harus dengan emosi.”

Baca Juga  Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 23 Agustus 2021, Tambah 1 Kasus, Sembuh 11 Kasus, Kasus Aktif 226

“Tiba2 saya dipukul oleh NASUTION dan temannya yg berkulit gelap ikut memukuli saya. Tidak cukup 2 orang memukuli saya, masih ditambah lagi ada seorang petugas sudah tua langsung datang dari jauh dan ikut memukuli saya. Total ada 3 orang memukuli saya saat itu. Beruntung saya masih memakai helm.”

Setelah itu, Wisnuhandy mengaku dia sempat diajak komandan Polantas bernama Agus itu ngopi bareng, tapi dia menolak dan memilih akan melaporkan kasus pemukulan itu.

Baca Juga  Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Kegiatan Pembinaan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono, membantah kabar terkait pemukulan itu.

“Jadi Kapolres Tangerang Selatan sudah memanggil seluruh anggota yang melakukan pengamanan dan pengaturan di Perempatan Duren, Ciputat. Dari keterangan anggota kita, tidak ada satu pun yang melakukan pemukulan,” ujar Awi, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/5).

Dikatakan Awi, anggota Propam juga melakukan pengecekan dan memeriksa pedagang di lokasi.

“Kami tidak langsung percaya. Kami cek dan konfrontir dengan penjual kopi di sekitar lokasi. Dikatakan, memang tidak ada pemukulan,” jelasnya (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

YESSY MELANIA MEMBUKA SECARA RESMI OPEN TOURNAMENT SAHABAT YESSY DAN GOAL FUTSAL CUP 3 SINTANG 2022

Berita

Seorang Ibu Muda Diringkus Satresnarkoba Polres Melawi Saat Mengedarkan Sabu dan Ekstasi

Nasional

Jokowi Kunjungi Kampung Halaman SBY untuk Resmikan Bendungan Tukul

Berita

EKSEKUSI PERKARA TANAH DI PORSEA ABAIKAN DATA SAKSI

Berita

Viral Bocah Madura Jadi Miliarder di Arab Saudi karena Warisan

Berita

Bantu Distribusikan Bantuan Gubernur, Kodam XII/Tpr Kerahkan Armadanya

Berita

Cegah Corona, Provost Kodim 1203/Ktp Disiplinkan Protokol Kesehatan Dilingkungan Kerja

Berita

Demi Memperlancar PPDB 2021 Jalur Zonasi, Cabdis Pendidikan Siantar Buka Layanan Kontak 24 Jam