Viewer: 630
0 0

Home / Internasional

Jumat, 22 Mei 2020 - 23:30 WIB

India Berhasil Bikin Prototipe Vaksin Tripel Antigen Corona

Viewer: 631
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

JAKARTA – Kompasnasional | Lembaga penelitian Premas Biotech yang berbasis di Gurgaon, India, telah berhasil mengembangkan prototipe vaksin antigen rangkap tiga terhadap virus penyebab Covid-19. Prototipe vaksin didasarkan pada tiga protein virus corona tipe baru, yaitu spike, envelope, dan membrane.

Premas Biotech mengatakan, telah menyelesaikan prototipe vaksinnya dengan mendapatkan gambar transmisi mikroskop elektron (TEM) dari bentuk genetik partikel mirip virus (VLP) yang dirakit menggunakan platform D-Crypt. Menurut perusahaan, prototipe vaksin ini menjadi yang pertama di dunia untuk VLP dari SARS CoV-2, jenis virus penyebab Covid-19.

Saat ini, Premas Biotech dan mitranya di Amerika Serikat (AS) sedang menyatukan data temuannya untuk kemudian diserahkan ke pihak berwenang di India dan AS.

Baca Juga  Miris, Tunawisma Ini Tinggal di Kantong Sampah Bersama 6 Anjing

“Kami dengan senang hati mengumumkan formasi VLP tiga protein, sebagaimana dikonfirmasi oleh gambar TEM dan analisis ortogonal lainnya yang telah menangkap fitur struktural VLP yang berbeda. Kami percaya bahwa kombinasi tiga protein ini membedakan kami dari perusahaan lain yang ingin mengembangkan vaksin Covid-19. Membuat VLP sangat menjanjikan saat kami berupaya melanjutkan ke uji coba pra-klinis,” kata salah satu pendiri dan direktur pelaksana Premas Biotech Prabuddha Kundu.

Perusahaan itu mengatakan telah menetapkan protokol pembuatan dan memulai studi produksi skala besar untuk kandidat vaksin. Chief Operating Officer Premas Biotech Dr Nupur Mehrotra menyampaikan, VLP telah terbukti menjadi teknologi yang lebih baik dalam pengembangan vaksin untuk penyakit seperti Hepatitis B dan HPV.

Baca Juga  Virus Corona Pertama di Korea Utara, Kim Jong Un Lockdown Kota Perbatasan

“Oleh karena itu, kami semua berupaya mengembangkan vaksin berbasis VLP untuk Covid-19 dan berharap untuk segera menguji kemanjurannya,” jelas Mehrotra seperti dilansir Times Now News, Jumat (22/5).

Mengandalkan teknologi D-Crypt miliknya, yang dikembangkan di India selama satu dekade terakhir, Premas Biotech memakai metodologi penelitian dengan menggunakan ragi roti, yakni mikroorganisme jamur Saccharomyces cerevisiae yang dimodifikasi secara genetis, untuk menghasilkan tiga antigen dalam satu inang secara rekombinan. Dengan metodologi itu diyakini kandidat vaksin berpotensi aman dan mudah diproduksi dalam skala besar dengan biaya yang efektif untuk memenuhi populasi besar, tidak hanya di India tetapi di seluruh dunia. (RCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ditilang Polisi, Pria China Ngaku Alien dan Akan Hancurkan Dunia

Internasional

PBB Dorong Miliuner Bantu 30 Juta Warga Terancam Meninggal Kelaparan Imbas Pandemi

Internasional

Biden Umumkan Kabinet Baru, Ganti Menlu AS dan Tunjuk Orang-orang Obama

Berita

Portugal Tinggalkan Piala Dunia Dengan Kepala Tegak
Foto - Manchester United (Logo)

Berita

Manchester United Akhirnya Dijual Keluarga Glazer

Internasional

Tes keperawanan’ dengan dua jari bagi korban perkosaan dilarang pengadilan Pakistan, disebut ‘penghinaan dan tidak ilmiah’

Berita

Sumut-Aceh tuan rumah PON 2024

Arsip

GAWAT! Siapapun Bisa Bantai Ratusan Orang Pakai Senjata Omar Mateen Lewat Akses Ini