Home / Arsip / Arsip 2017 / Internasional / Reviews

Senin, 23 Januari 2017 - 14:00 WIB

Ingin Ledakkan Gedung Putih, Madonna Akan Diperiksa Secret Service

Viewer: 501
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Pelantikan resmi Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat ke-45 Jumat (20/1) lalu tidak lantas membuat para anti-Trump berhenti melakukan protes. Sejumlah masyarakat dari berbagai kelompok tetap menggelar unjuk rasa, menyuarakan ketidaksetujuan atas terpilihnya Trump.

Salah satu unjuk rasa terbesar pasca pelantikan Trump dilakukan oleh komunitas perempuan. Mereka melakukan aksi bertajuk Woman’s March di Washington DC. Aksi tersebut juga diikuti oleh sejumlah selebriti dunia, termasuk penyanyi papan atas Madonna.

Dalam orasinya, Madonna menyebut akan meledakkan Gedung Putih. Tak hanya itu, dia juga menyebut kata-kata kasar beberapa kali membuat wartawan yang menyiarkan aksi secara langsung harus meminta maaf.

Baca Juga  Ikan mas raksasa merusak danau, pemerintah AS: 'Jangan buang ikan piaraan sembarangan!'

“Saya marah. Ya, saya murka. Saya berpikir untuk meledakkan Gedung Putih. Namun saya tahu itu tidak akan mengubah apapun,” kata Madonna di hadapan para anti-Trump, seperti dilansir dari laman Daily Mail, Senin (23/1).

Tak ayal pernyataan Madonna tersebut memicu berbagai reaksi. Bahkan perwakilan Secret Service (Dinas Rahasia) menyatakan akan memanggil Madonna untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait ucapannya selama aksi unjuk rasa.

Menanggapi hal tersebut, Madonna memberikan pernyataan klarifikasi melalui akun media sosial Instagram. Menurutnya, apa yang dia tekankan pada saat aksi Woman’s March merupakan suatu bentuk kiasan saja.

Baca Juga  Memo Rahasia Bocor, Pentagon Sebut Covid-19 Sampai 2021

“Unjuk rasa kemarin benar-benar pengalaman luar biasa dan menakjubkan. Saya datang dan menyanyikan “Express Yourself”. Itulah yang saya lakukan. Meski begitu, saya ingin mengklarifikasi beberapa hal penting. Saya bukan orang yang kasar dan saya tidak mendukung kekerasan. Saya ingin orang mendengar dan memahami orasi saya secara keseluruhan, bukan dengan mengambil satu kata dan menginterpretasikannya di luar konteks. Saya bicara soal kiasan di sana karena saya ingin menunjukkan dua sudut pandang, pertama adalah harapan saya dan yang kedua adalah kemarahan saya,” tulis Madonna (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Tes keperawanan’ dengan dua jari bagi korban perkosaan dilarang pengadilan Pakistan, disebut ‘penghinaan dan tidak ilmiah’
Kisah Artis Cilik Amel Carla dan Keluarga Saat Tertahan di Bandara Turki-kompasnasional

Arsip

Kisah Artis Cilik Amel Carla dan Keluarga Saat Tertahan di Bandara Turki

Berita

Marak Kecelakaan Proyek Infrastruktur, DPR Kaji Pembentukan Panja

Arsip

Rakyat China Makin Sebal Pada AS, Giliran KFC Diboikot

Internasional

Jadi Satu-satunya Alasan Negara Lain Tak Berani Usik Korea Utara, Kim Jong Un Malah Disebut Tak Akan Gunakan Nuklir, Alasannya?
Angkut Semen Tujuan Tarutung, Sopir Truk Dirampok Tujuh Pria Berpistol-kompasnasional

Arsip

Angkut Semen Tujuan Tarutung, Sopir Truk Dirampok Tujuh Pria Berpistol

Berita

Sebanyak 16 tahanan titipan Polres Labuhanbatu melarikan diri

Berita

Empat Pejabat BPN Terjaring OTT ,Kejari Sita Rp32,4 juta