Viewer: 748
0 0

Home / Internasional

Selasa, 30 Juni 2020 - 23:00 WIB

Iran Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump

Viewer: 749
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kompasnasional | Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta bantuan Interpol untuk menahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Jaksa Ali Alqasimehr mengatakan, Trump diduga terlibat dalam serangan yang menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran, Qassem Soleimani pada 3 Januari lalu.

“Trump menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme,” ujar laporan kantor berita ISNA. Alqasimehr menekankan Iran akan terus mengejar penuntutannya bahkan setelah periode kepresidenan Trump berakhir. Alqasimehr juga dikutip mengatakan Iran telah meminta “red notice” untuk Trump, yakni pemberitahuan tingkat tertinggi yang dikeluarkan oleh Interpol.

Di bawah “red notice”, otoritas setempat melakukan penangkapan atas nama negara. Pemberitahuan tidak dapat memaksa negara untuk menangkap atau mengekstradisi tersangka, tetapi dapat menempatkan pemimpin pemerintah membatasi perjalanan tersangka.

Baca Juga  Kamala Harris Tegas Tolak Klaim Tiongkok Terkait Laut China Selatan

Setelah menerima permintaan “red notice”, Interpol bertemu dengan komite dan membahas apakah akan membagikan informasi atau tidak dengan negara-negara anggotanya. Interpol tidak memiliki persyaratan untuk membuat pemberitahuan apa pun ke publik, meskipun beberapa dipublikasikan di situs webnya.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, mengatakan bahwa konstitusinya melarangnya melakukan intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politik, militer, agama atau ras. “Karena itu, jika atau ketika ada permintaan seperti itu dikirim ke Sekretariat Jenderal, Interpol tidak akan mempertimbangkan permintaan seperti ini,” ujar pernyataan Interpol, dilansir Aljazirah.

Baca Juga  Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Dipastikan Tertunda

Utusan AS untuk Iran, Brian Hook menggambarkan tindakan Iran sebagai aksi propaganda. Brian mengatakan, Interpol tidak akan melakukan intervensi dan mengeluarkan “red notice” yang didasarkan pada sifat politik. “Ini adalah sifat politik. Ini tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional, perdamaian internasional atau mempromosikan stabilitas. Ini adalah aksi propaganda yang tidak seorang pun menganggap serius,” ujar Hook. (RP/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bunga Sakura Jepang Mulai Mekar 25 Maret di Fukuoka, Kagoshima dan Nagasaki

Asahan

Kemeriahan Baksos Lions Club Golden Estate di Panti Asuhan

Arsip

Penyebab Kematian Leluhur Manusia Terpenting “Lucy” Terungkap!

Arsip

Pemimpin ISIS Baghdadi Sakit Parah Akibat D

Berita

Pelaku Teror Ancaman Bom di AS Ditangkap, Ternyata Pendukung Trump

Internasional

Prancis menggelontorkan stimulus 100 miliar euro untuk mendongkrak kembali ekonomi

Arsip

Diplomat Makin Banyak yang Membelot Kim Jong Un

Arsip

Inilah Penyebab Google Maps Hapus Peta Palestina