Viewer: 732
0 0

Home / Internasional

Jumat, 25 September 2020 - 13:03 WIB

Houthi Pamer Tumpukan Uang di Peringatan 2.000 Hari Lawan Koalisi Arab

Viewer: 733
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 4 Detik

Kompasnasional | Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, memamerkan uang, makanan, dan sumbangan lainnya dalam perayaan 2.000 hari melawan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Koalisi negara Arab itu terjun ke perang Yaman pada 2015, untuk mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang diakui oleh internasional.

Presiden Mansour Hadi saat itu terpaksa mengungsi dari ibu kota Sanaa setelah kelompok Houthi menguasainya pada akhir 2014 silam.

Dalam perayaan itu, mereka memamerkan berbagai bentuk sumbangan dari suku setempat di Lapangan Al-Sabeen yang berlokasi di ibu kota.

Baca Juga  Disangka muslim, rumah keluarga asal Sri Lanka ini dirusak

Padahal berdasarkan laporan PBB, Yaman mengalami krisis kemanusiaan dan berada di ujung bencana kelaparan akibat konflik selama lima tahun.

Di tengah lapangan, milisi memamerkan mata uang riyal, dengan ada yang ditumpuk mmebentuk piramida dan juga angka 2.000.

Lembaran uang lainnya ditumpuk hingga membentuk 21 September, atau ketika hari di mana para pemberontak menguasai ibu kota Sanaa.

Pada 2017, mereka pernah merayakan 1.000 hari melawan koalisi yang digalang Arab Saudi tersebut dengan berpawai keliling ibu kota.

Baca Juga  Bersama Empat Negara Ini, Indonesia Masuk Daftar 'Pembuang' Sampah Laut Terbesar

Sejak saat itu seperti dilaporkan AFP Kamis (24/9/2020), upaya politik untuk mencari solusi atas konflik itu mengalami kebuntuan.

Puluhan ribu orang, kebanyakan warga sipil, tewas dalam pertempuran antara tentara pemerintah dengan milisi yang didukung Iran itu.

Sementara mayoritas warga lainnya bergantung pada bantuan pangan agar bertahan hidup, dengan PBB menyebutnya krisis kemanusiaan terbesar.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bom Bunuh Diri Kembar di Irak, 16 Orang Tewas

Internasional

Merasa Kepanasan, Seorang Perempuan Buka Pintu Darurat dan Naik ke Sayap Pesawat

Berita

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Dua Penerbit Inggris Tak akan Terbitkan Lagi Karya Novelis ‘The Maze Runner’

Internasional

Beri Penghormatan ke Jamal Khashoggi, Lampu di Menara Eiffel Dimatikan

Arsip

Negara Luar Angkasa Asgardia Bisa Tampung hingga 1,5 Juta Jiwa

Berita

Punya Coutinho, Barcelona Pinjamkan Deulofeu ke Watford

Internasional

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Arsip

Pemerintah Korsel diminta bikin senjata nuklir sendiri buat hadapi Korut