Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Internasional / Reviews

Rabu, 30 Agustus 2017 - 15:00 WIB

Disangka muslim, rumah keluarga asal Sri Lanka ini dirusak

Viewer: 633
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

kompasnasional.com – Satu keluarga asal Sri Lanka yang baru saja pindah dari London Liverpool, Inggris, dibuat ketakutan oleh aksi vandalisme yang dilakukan orang tak dikenal terhadap rumahnya. Tidak hanya menulis pesan rasis pada tembok rumah di Stapleton Avenue, para pelaku juga melakukan perusakan.

Di bagian depan rumah, pelaku vandalisme menulis tulisan “Allar Akbar” yang maksudnya ejaan tulisan Allahu Akbar. Padahal penghuni rumah bukanlah penganut agama Islam. Selain itu mereka juga menggambar kelamin dan merusak jendela rumah.

“Saya sebelumnya tinggal di London selama 11 tahun. Kami pindah ke sini agar bisa dekat dengan adik laki-laki saya. Belum pernah saya melihat yang seperti ini,” kata pemilik rumah yang menolak menyebutkan namanya, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Selasa (29/8).

Baca Juga  Kapolda Sumsel MemintaPersonilnya TetapUtamakan Prokes DalamMenjaga Aksi DemoKapolda Sumsel Meminta Personilnya Tetap Utamakan Prokes Dalam Menjaga Aksi Demo

“Kami bahkan bukan orang Muslim. Kami penganut agama Hindu dan kami juga membenci para teroris,” tambahnya.

Gara-gara insiden itu, penghuni rumah itu sampai berpikir untuk pindah dari tempat tersebut. Meski tulisan-tulisan rasis itu sudah dihapus dan jendela yang dirusak juga telah direnovasi, namun dia tetap takut kejadian akan terulang kembali dan mengancam keselamatan keluarganya.

“Saya sangat kesal dan takut sekarang. Saya punya istri dan tiga anak kecil karena itu kami memutuskan untuk pindah,” ungkapnya.

Sementara itu, polisi setempat yang mendapat laporan berencana mengusut pelaku vandalisme ini dan melakukan tindakan terhadapnya.

Baca Juga  Rossi: Saya Takkan Diam Disebut 'Rider Kotor' oleh Lorenzo

“Kami tidak akan mentolerir kebencian yang berujung tindak kejahatan dilakukan terhadap anggota komunitas kami dan kami akan melakukan upaya yang mungkin dilakukan untuk menyelidiki insiden ini,” kata Inspektur Detektif Debbie Tipton.

“Setiap orang memiliki hak untuk hidup damai di dalam komunitas mereka dan menjalani kehidupan sehari-hari mereka tanpa pelecehan dari orang lain hanya karena mereka dianggap berbeda. Kami akan mengambil tindakan untuk melawan orang-orang yang berperilaku dengan cara yang tidak dapat diterima ini,” tambahnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Taput Buka Secara Resmi Musda LADN Pemilihan Pengurus Masa Bhakti 2021-2026

Berita

Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah di Boyolali, Ini Penjelasan Polisi

Berita

Sinyal Reshuffle Menguat, Jokowi-JK Biarkan Airlangga Rangkap Jabatan?

Berita

Kodim 1204/Sanggau Kerahkan Personel Atasi Banjir

Berita

Koordinator Lembaga Tindak Minta Kepada APH Lakukan Pemeriksaan Terkait Pungli Pembuatan Sertifikat PTSL Yang Dilakukan Oleh Kades Kepuluk.

Berita

Sosialiasikan AKB, Ini Himbauan Bhabinkamtibmas Polsek Bunut Hulu

Berita

Personil Ditsamapta Polda Kalbar Melaksanakan Patroli Subuh Antisipasi Balapan Liar

Berita

Pemburu Burung Liar Tewas Di Pematang Sawah