Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Internasional / Reviews

Rabu, 30 Agustus 2017 - 15:00 WIB

Disangka muslim, rumah keluarga asal Sri Lanka ini dirusak

Viewer: 623
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

kompasnasional.com – Satu keluarga asal Sri Lanka yang baru saja pindah dari London Liverpool, Inggris, dibuat ketakutan oleh aksi vandalisme yang dilakukan orang tak dikenal terhadap rumahnya. Tidak hanya menulis pesan rasis pada tembok rumah di Stapleton Avenue, para pelaku juga melakukan perusakan.

Di bagian depan rumah, pelaku vandalisme menulis tulisan “Allar Akbar” yang maksudnya ejaan tulisan Allahu Akbar. Padahal penghuni rumah bukanlah penganut agama Islam. Selain itu mereka juga menggambar kelamin dan merusak jendela rumah.

“Saya sebelumnya tinggal di London selama 11 tahun. Kami pindah ke sini agar bisa dekat dengan adik laki-laki saya. Belum pernah saya melihat yang seperti ini,” kata pemilik rumah yang menolak menyebutkan namanya, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Selasa (29/8).

Baca Juga  Harapan di Tengah Pandemi Covid-19

“Kami bahkan bukan orang Muslim. Kami penganut agama Hindu dan kami juga membenci para teroris,” tambahnya.

Gara-gara insiden itu, penghuni rumah itu sampai berpikir untuk pindah dari tempat tersebut. Meski tulisan-tulisan rasis itu sudah dihapus dan jendela yang dirusak juga telah direnovasi, namun dia tetap takut kejadian akan terulang kembali dan mengancam keselamatan keluarganya.

“Saya sangat kesal dan takut sekarang. Saya punya istri dan tiga anak kecil karena itu kami memutuskan untuk pindah,” ungkapnya.

Sementara itu, polisi setempat yang mendapat laporan berencana mengusut pelaku vandalisme ini dan melakukan tindakan terhadapnya.

Baca Juga  Kangen Mabuk, Hand Sanitizer Ditenggak, 3 Napi Rutan Blora Tewas

“Kami tidak akan mentolerir kebencian yang berujung tindak kejahatan dilakukan terhadap anggota komunitas kami dan kami akan melakukan upaya yang mungkin dilakukan untuk menyelidiki insiden ini,” kata Inspektur Detektif Debbie Tipton.

“Setiap orang memiliki hak untuk hidup damai di dalam komunitas mereka dan menjalani kehidupan sehari-hari mereka tanpa pelecehan dari orang lain hanya karena mereka dianggap berbeda. Kami akan mengambil tindakan untuk melawan orang-orang yang berperilaku dengan cara yang tidak dapat diterima ini,” tambahnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pesantren di Tapsel Dukung ‘Panglima Santri’ Jadi Capres 2024

Berita

Babinsa Karimunting Beri Pelatihan Tanam Sayur Kepada Warga Binaan,Dukung Hanpangan

Berita

Bupati Sintang Tutup Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Ke IX Tahun 2022,Puluhan Ribu Pengunjung Padatin Areal Betang Kebanggaan Kabupaten Sintang.

Berita

GKPI SINAR TOBA RAYAKAN JUMAT AGUNG DENGAN JALAN SALIB YESUS

Berita

Bupati Melawi Lantik Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi 

Berita

Senangnya Gubernur Lampung saat Jokowi Bilang Ambil Alih Perbaikan Jalan

Berita

Serahkan Hadiah Lomba Menembak Senapan, Pangdam XII/Tpr : Jadikan Sebagai Bahan Evaluasi Pembinaan di Satuan*

Berita

KPK Geledah Rumah James Riady Terkait Dugaan Suap Perizinan Meikarta