Viewer: 665
0 0

Home / Internasional

Selasa, 17 November 2020 - 19:21 WIB

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Viewer: 666
0 0
Terakhir Dibaca:47 Detik

Kompasnasional | Irak menggantung 21 terpidana teroris dan pembunuh pada Senin, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri. Hukuman ini adalah yang terbaru dalam serangkaian eksekusi massal yang dilakukan sejak menaklukkan kelompok ISIS pada 2017.

Terpidana dari penjara Kota Nassiriya di Irak selatan merupakan orang-orang yang terlibat dalam dua serangan bunuh diri, yang menewaskan puluhan orang di Kota Tal Afar, katanya. Tak disebutkan secara rinci mengenai identitas mereka yang dieksekusi ataupun kejahatan yang dilakukan olehnya.

Baca Juga  3 Pejabat Militer Korut Dicopot karena Protes Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump

Irak mengadili ratusan tersangka ekstremis dan melakukan sejumlah eksekusi massal sejak berhasil mengalahkan petempur ISIS dalam aksi militer yang didukung oleh AS selama 2014 – 2017. Kelompok HAM menuding Irak dan pasukan kawasan lainnya tidak konsisten dalam proses peradilan dan persidangan cacat yang cenderung pada vonis yang tidak adil.

Baca Juga  Situasi Myanmar Memanas, 10 Tewas

Irak membantah tudingan tersebut, dengan mengeklaim persidangan mereka adil. Kelompok ISIS merebut sepertiga wilayah Irak pada 2014 dan sebagian besar berhasil ditaklukkan di wilayah tersebut maupun di negara tetangga Suriah tiga tahun kemudian.
(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bus Ditumpangi 12 Wartawan Olimpiade 2016 Ditembak

Arsip

Benda Jatuh Di Sumenep Sampah Antariksa Milik Amerika

Berita

Mantan Pemain Liverpool Berencana Mencalonkan Diri Jadi Presiden Senegal

Arsip

Gas Tawa Tertukar dengan Oksigen, Bayi di Sydney Meninggal

Berita

Tokoh Kristiani Sepakat Gelar Doa Bersama Untuk Indonesia

Internasional

Gak Kaleng-kaleng, China Ikhlas Kucurkan Banyak Uang buat Bangun Lab Kesehatan di 11 Negara Islam

Internasional

Putin, Kaisar Era Baru Rusia

Internasional

China memperingatkan kemerdekaan Taiwan ‘berarti perang’ usai gelar latihan tempur