Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Kriminal / Reviews

Selasa, 6 September 2016 - 15:29 WIB

Dua WN China Selundupkan 20 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

Viewer: 600
0 0
Terakhir Dibaca:58 Detik

Dua Warga Negara China, Li Fuzhang dan Li Hezhang dituntut hukuman mati karena menyelundupkan 20 kilogram sabu. Para terdakwa dianggap telah melanggar Pasal 114 Undang-Undang tentang Narkotika.

“Terdakwa dituntut hukuman mati,” ujar Jaksa Fadly dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kepada merdeka.com, Selasa (6/9).

Menurut Fadly, perbuatan terdakwa merupakan kejahatan luar biasa yang dapat menghancurkan masa depan bangsa. Terlebih pemerintah juga tegas menyatakan perang terdapat narkoba.

Baca Juga  KPU Sumut Akui Peran Media Sangat Penting Informasikan Tahapan Pemilu

Melihat kesalahannya itu, kata Fadly, tidak ada sisi yang meringankan dari terdakwa. Untuk itu para terdakwa begitu juga jaringan narkoba manapun layak diberikan hukuman seberat-beratnya.

“Kejahatan Li Fuzhang dan Lo Hezhang termasuk dalam kategori berat,” katanya.

Kasus 2 WN China ini terungkap pada November 2015. Li Fuzhang dan Li Hezhang dihubungi seseorang yang diduga bandar besar menawarkan kerjaan di Jakarta. Merasa tertarik keduanya memutuskan terbang ke Jakarta.

Baca Juga  Tidur Satu Ranjang,Pria Palembang Perkosa 3 Putrinya

Perintah pertama ke terdakwa adalah mengambil barang di sebuah counter perusahaan ekspedisi di Tambora, Jakarta Barat. Polisi yang sudah mengintai langsung melakukan penangkapan. Kepada petugas keduanya berkilah tak tahu kalau paket tersebut berisi narkoba.

Sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Mochamad Taufik akan dilanjutkan 8 September nanti. Terdakwa akan mengajukan pleidoi atau pembelaan terhadap tuntutan jaksa (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Harga Daging Sapi Lokal Tembus Rp 150.000, Daging Sapi Impor Cuma Rp 100.000/Kg

Kriminal

Astaga, Pemilik Resto Star dan Juru Masak Tertangkap Basah Tengah Berbuat Terlarang

Arsip

Rekaman suara jadi ‘peluru’ model seksi buat wali kota Kendari

Asahan

Bus ALS Ke­celakaan dan Terbalik bawa 5 WNA Kebangsaan Banglades

Arsip

Babak Baru Kisruh PPP

Berita

Kasus Pemukulan Warga Asal Myanmar Berakhir Damai

Berita

Kronologi Pelemparan Bom Molotov di Rumah Politikus PKS Mardani

Arsip

20 Tahun Menikah, Onky Alexander dan Sang Istri Resmi Cerai?