Home / Internasional

Sabtu, 30 Januari 2021 - 11:39 WIB

WHO dan UNESCO Tegaskan Peran Jurnalis Dukung Vaksinasi Covid-19

Viewer: 435
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 2 Detik

Kompasnasional l ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengatakan para jurnalis berperan penting ikut menyukseskan program vaksinasi massal guna mencegah penularan Covid-19. Pengakuan terhadap peran penting jurnalis disampaikan langsung oleh Direktur Kebijakan dan Strategi Komunikasi dan Informasi UNESCO, Guy Berger serta Direktur Komunikasi WHO Gabriella Stern saat keduanya memberi sambutan pada acara pelatihan jurnalis yang diadakan secara virtual Jumat malam (29/1) sampai Sabtu dini hari waktu Jakarta.

“Kita tahu laporan jurnalistik dibutuhkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan informasi, tetapi juga mendorong adanya kesiapan (dari otoritas terkait, red) saat dihadapkan pada krisis,” kata Guy Berger saat menyampaikan sambutan ke para wartawan dari berbagai negara pada acara pelatihan bertajuk Covering the Covid-19 Vaccine: What Journalists Need to Know. Sementara itu, terkait vaksin dan program vaksinasi Covid-19 yang saat ini telah berlangsung di beberapa negara, Berger mengatakan jurnalis punya peranan penting mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terhasut gerakan anti vaksin.

Baca Juga  Mengenang 20 Tahun Kematian Putri Diana

Tidak hanya itu, para wartawan juga diharapkan dapat terus memonitor rangkaian kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pengadaan dan penyaluran vaksin Covid-19 ke masyarakat. Berger menerangkan masyarakat mengandalkan isi laporan para jurnalis yang kritis mendalami berbagai kebijakan, kontrak pembelian, serta belanja negara terkait vaksin dan penanggulangan Covid-19 yang menggunakan uang negara.

Jurnalis, menurut Berger, jadi tumpuan masyarakat untuk menjelaskan fakta dan angka-angka yang diberikan oleh para peneliti, lembaga-lembaga pemerintahan, secara sederhana sehingga pesannya dapat diterima dan dipahami oleh seluruh kalangan. Dalam kesempatan itu, Berger turut menyoroti banyaknya rumor dan kabar bohong yang beredar selama pandemi Covid-19 serta vaksin.

Terkait itu, ia mengatakan masyarakat juga mengandalkan para jurnalis untuk melacak dan mengklarifikasi berbagai kabar bohong yang beredar, khususnya di media sosial. Ia menyebut jurnalis bekerja layaknya “petugas bersih-bersih untuk masyarakat” (society’s janitor) karena mereka tidak hanya menelusuri dan membersihkan kabar bohong sampai ke akarnya, tetapi turut mengungkap pihak-pihak tertentu yang meraup keuntungan dari penyebaran informasi menyesatkan tersebut.

Baca Juga  Mengaku Nabi, Pria Pakistan Ditembak Mati di Ruang Sidang

Dalam acara yang sama, Gabriella Stern memberikan pendapat tidak jauh berbeda terkait peran penting jurnalis dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Stern mengatakan WHO mengandalkan laporan dari para jurnalis di berbagai negara demi mengetahui masalah dan kondisi masyarakat selama pandemi sehingga nantinya badan kesehatan dunia itu dapat menyusun kebijakan serta memberi rekomendasi yang tepat sasaran. “

“WHO berterima kasih atas kerja sama kalian (para jurnali) yang menyajikan informasi berbasis bukti ke masyarakat selama situasi pandemi yang terus berubah cepat dan serius ini,” kata Stern. (MI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Benda Jatuh Di Sumenep Sampah Antariksa Milik Amerika

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Arsip

Putri Sulung Obama Terpergok Hisap Ganja di Konser Musik

Arsip

LIONS CLUBS Medan GOLDEN ESTATE KEMBALI MELAKSANAKAN BAKTI SOSIAL PENANAMAN 100 POHON

Arsip

Kisah di Balik Sukses Besar Pokemon Go, Raih Rp 26,2 M/Hari!

Internasional

Bikin Takjub, Ini Penampakan Foto Bulan Paling Jelas di Dunia

Internasional

Ini Alasan Sebenarnya China Tekan Ekspor Australia

Arsip

Diplomat Makin Banyak yang Membelot Kim Jong Un