Kompasnasional | Dua tampang pelaku perampok, yang menghantam pemulung secara sadis di Jalan Fatahilah, Cikarang Barat dipamerkan pihak kepolisian.
Keduanya terlihat menunduk ketika dibawa jajaran Polres Metro Bekasi ke lobi utama. Mengenakan kaos oranye, tangan kedua pelaku terlihat diborgol.
Sementara, salah satu pelaku tampak berjalan pincang. Terlihat, kaki kanan pelaku diperban. Begitu juga pelaku lainnya diperban di kaki kiri. Keduanya tampak lesu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan, tindakan keji kedua pelaku ini menyebankan korban atas nama UR (78) meninggal dunia. Sedangkan satu korban atas nama M (63) tengah menjalani perawatan.
Aksi penganiayan terhadap kedua korban, kata Yusri bahkan sampai viral di media sosial.
“Ada 2 pemulung sementara tidur kemudian ada 2 pelaku yang melakukan penganiayaan dengan menggunakan balok untuk memukul kepalanya. Ini yang banyak teman-teman media yang menanyakan ke saya,” kata Yusri di Polres Metro Bekasi, Selasa (6/10/2020).
Yuri mengaku, ketika video penganiayaan pemulung viral, pihaknya tidak langsung membuka begitu saja, karena fokus mencari kedua pelaku tersebut.
“Karena kita harus mencari pelakunya, jadi jangan sampai nanti terlalu tersaji di media, kemudian pelaku melarikan diri,” ungkap dia.
Diketahui, dua orang pemulung dirampok dan dianiaya di Jalan Fatahillah Raya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Selasa (29/9). Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman CCTV, terlihat kedua pelaku tiba-tiba menghantam kepala kedua pemulung yang sedang tidur itu dengan balok kayu.
Kedua korban tidak berdaya. Kedua pelaku lalu mengambil barang-barang milik korban. Setelah itu, pelaku melarikan diri. Salah satu korban meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit.(OZ/Red)








