Home / Arsip / Arsip 2016 / Nasional / Reviews

Jumat, 19 Agustus 2016 - 11:56 WIB

Cerita Seorang Petani Nyaris Tertabrak Kecelakaan Pesawat di Tasikmalaya

Viewer: 673
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Petani kelapa di Desa Kujang, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi saksi mata kecelakaan pesawat latih jenis Piper PA 28, Kamis (18/8) kemarin. Ada di antara mereka bahkan nyaris menjadi korban.

Iting, petani kelapa dari Desa Kujang, menceritakan bagaimana pesawat latih itu nyaris menabrak dirinya. Apalagi saat kejadian, dia sedang berada di batang pohon kelapa.

“Saat kejadian saya sedang berada di pohon kelapa, kapal sangat jelas terlihat melintas di depan saya,” kata Iting, Jumat (19/8).

Pada hari kejadian, kata Iting, memang banyak petani tengah mengambil kelapa untuk bahan gula kelapa. Rata-rata mereka melihat pesawat latih itu menabrak pohon kelapa, hingga akhirnya jatuh ke sawah.

Baca Juga  Begini Kata Ruhut Kepada Kontras, Soal Pengakuan Freddy Budiman

“Pohon kelapa yang ada di depan saya tertabrak oleh sayap pesawat, pohon kelapanya juga langsung patah,” ungkapnya.

Selain dirinya, ada juga petani lain nyaris tertabrak pesawat itu. Namun, petani itu selamat dengan posisi tetap berada di batang pohon.

“Pohon kelapa yang dinaiki Mang Dudung sangat dekat dengan pesawat,” ujarnya.

Iting mengaku beruntung pesawat latih itu tidak menabrak dirinya maupun petani lain.

Seperti diberitakan Antara. Sejumlah petani dan warga lainnya langsung berkerumun untuk membantu penumpang pesawat yang jatuh terbalik di areal persawahan itu.

Sejumlah warga kemudian membawa awak pesawat tersebut ke rumah warga kemudian ke Puskesmas Karangnunggal.

“Penumpang yang kami tolong semuanya masih sadar, masih bisa jalan ke rumah warga,” katanya.

Baca Juga  Pemko Galakkan Penanaman Cabai dan Bawang di Tanjungpinang

Pesawat dengan tiga awak, satu pilot atau instruktur dan dua siswa itu milik Perkasa Flight School yang terbang dari Nusawiru, Kabupaten Pangandaran untuk melakukan latihan.

Pesawat tersebut berkeliling di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, tidak lama kemudian mengalami masalah pada mesin pesawat.

Pilot lalu mengarahkan pendaratan darurat dengan mencari tempat yang tidak ada pemukiman penduduk, hingga akhirnya mendarat dengan kondisi terbalik di areal persawahan sekitar pukul 15.00 WIB.

Tiga awak pesawat yakni pilot Yosaphat Lintang warga Pekalongan, Jawa Tengah, kemudian dua penumpang M Arief Rafidan dan M Fadli Rapidan dari Kota Tanggerang, Banten, selamat dalam kecelakaan itu (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ramadan, Hacker Muslim Serang Situs Wanita Panggilan

Arsip

Rio Haryanto Segera Luncurkan MRT05 di Barcelona Pakai Nomor Balap 88

Berita

Safari Politik ke Sumut, Ma’ruf Amin: Danau Toba Punya Potensi Wisata Luar Biasa

Berita

Iran penjarakan mata-mata yang bocorkan program nuklir ke AS dan Eropa
Ket:Foto//Pengacara Darmawan Yusuf, SH, SE, M.Pd, MH, CTLA, Med mendampingi Kliennya TH Ketika keluar dari Gedung Ditreskrimum Poldasu

Daerah

Poldasu Harus Objektif dan Mengundang BPN Dan Para Pihak Dalam Klaim Tanah Jalan Bilal Blok D1-D8 Yang Diklaim Janto

Nasional

DPR Minta Pemerintah Tak Anggap Remeh Deklarasi Benny Wenda

Berita

Seleksi Calon Anggota DJSN Masuki Tahap Selanjutnya
Ket/Foto: dari kiri ke kanan, President Lions Club Golden Estate Darmawan Yusuf, SH,SE,M.Pd,MH, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis,SH,MH, Wakapolres Belawan Kompol Taryono Raharja Sik SH dan Past President hartono Ramaly,SH,M.Si.

Berita

Menyambut HUT Bhayangkara 73 LIons Club Golden Estate Menggelar Bakti Sosial