Viewer: 798
0 0

Home / Opini

Sabtu, 14 November 2020 - 14:11 WIB

Cak Nun Sebut Rizieq Shihab Bukan Habib, Ini Kata PA 212

Viewer: 799
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompasnasional | Wakil Sekertaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menyatakan bahwa pernyataan Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun soal gelar Habib yang disandang Rizieq Shihab kurang tepat.

“Beliau kurang tepat saja sih,” kata Novel kepada Okezone, Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Menurut Novel, seharusnya Cak Nun harus lebih dalam mempelajari sejarah para dzuriat rasul. Dalam hal ini, kata Novel, khususnya dalam penyebutan gelar.

“Karena beliau sudah sepakat tentang keturunan Nabi Muhammad bahwa beliau juga tahu tentang keturunan Nabi Muhammad baik dari Sayidina Husain dan Sayidina Hasan cuma kurang tepat dalam penempatannya menurut yang lazim dari para ahlul bait/keluarga Nabi saat ini yang sudah masyhur yang sudah lekat di tengah para umat Islam,” ujar Novel.

Baca Juga  Ketua Komisi X Minta Kemendikbud Tambah Kuota PIP dan KIP Kuliah

Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Youtube Qahar Quotes, pada Kamis 12 November kemarin, Cak Nun mengungkap istilah gelar yang dianggap pantas untuk disandang oleh orang nomor satu di FPI itu.

“Padahal yang mimpin 212 dan 411, siapa? Habib Rizieq, padahal dia itu bukan habib, dia itu ‘Syarif’ Rizieq,” kata Cak Nun seperti yang dilihat dalam video tersebut, Jumat 13 November 2020.
Dia pun menjelaskan kenapa Rizieq Shihab lebih pantas dipanggil Syarif. Menurut dia, gelar syarif ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keturunan dari Sayyidina Husain.

Sementara, bagi mereka yang memiliki keturunan dari Sayyidina Hasan bin Ali, gelar yang disandang adalah Sayyid. “Nah saya kalau manggil Rizieq itu ‘Rif, Syarif gitu’. memang dia seorang Syarif,” ujar dia.

Baca Juga  Temuan KPAI di Apel Ganyang Komunis: Anak-anak Merokok dan Berbagi Hisapan

Oleh karena itu, Cak Nun beranggapan bahwa Rizieq Shihab bukanlah seorang habib. Sebab, dia berpendapat bahwa habib itu tidak ada hubungannya dengan dzurriyatul Rasul atau keturunan nabi.

“Kalau yang habib dari dzazirah Arab itu adalah orang-orang dari Yaman dan negara-negara pinggiran yang datang ke Makkah atau Madinah untuk mencari Rasulullah, karena mereka sangat kagum dan sangat mencintai rasulullah, maka mereka disebut Habib karena mereka seorang yang cinta kepada Rasulullah, nah itu habib yang dari sana,” pungkasnya. (OZ/Red)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

99 Kepala Daerah yang Jadi Pasien KPK

Opini

Koalisi Pilpres 2024, M Qodari: PDIP-Gerindra Sudah “Kawin Gantung”

Opini

Kompolnas Sesalkan Polisi Salah Gerebek Kolonel TNI: Arogan !

Arsip

Menteri Jonan: Program BBM Satu Harga Tidak Boleh Gagal

Opini

Tokoh NU Ingatkan Tak Usah Fanatik Dukung Jokowi

Berita

Sejarah Wabah Besar yang Melanda Dunia Setiap 100 Tahun (1720, 1820, 1920, 2020)

Opini

Ustaz Abdul Somad: Kredit Mobil dan Motor Enggak Haram

Opini

Apakah Hantu Itu Nyata? Ini Kata Ahli