Viewer: 744
0 0

Home / Opini

Rabu, 17 Juni 2020 - 21:04 WIB

Ketua Komisi X Minta Kemendikbud Tambah Kuota PIP dan KIP Kuliah

Viewer: 745
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 12 Detik

Kompasnasional | Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta agar pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menambah kuota untuk Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Catatan ini menyangkut soal betapa pentingnya Kemendikbud untuk menambah kuota PIP dan KIP Kuliah 2021 nanti,” kata Syaiful Huda dalam webinar FSGI, Selasa (16/6).

Hal ini dikatakan bisa menjadi bantalan atau social safety net di bidang pendidikan. Mengingat, akibat pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang di rumahkan dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga  Dukung Pernyataan Presiden Prancis, Ade Armando: Umat Islam Harus Berterimakasih

“Banyaknya orang tua siswa yang sekarang mendadak miskin karena pandemi Covid karena ter-PHK, penting soal penambahan kuota PIP dan KIP kuliah ini,” tambahnya.

Jadi, jika seandainya para orang tua masih memiliki tabungan, uang tersebut tidak digunakan untuk membayar biaya sekolah, melainkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak mereka.

“Tidak untuk biaya sekolah, tapi untuk menambah bahan makanan yang bergizi, asupan bergizi untuk anak-anak,” tutur dia.

Pasalnya, berdasarkan hasil survei UNESCO, apabila pandemi ini akan terjadi sepanjang tahun, akan ada risiko meningkatnta stunting di dunia, termasuk Indonesia. Maka dari itu, dirinya meminta kepada para orang tua untuk menggunakan tabungannya dengan bijaksana seperti memenuhi gizi anak.

Baca Juga  Kalau Jokowi Pinang Risma & Susi Pudjiastuti, Demi Bangsa dan Negara: Pasti Diterima!

“Kita ingin kalau ada rezeki lebih dari orangtua, tidak untuk membiayai sekolah tetapi untuk beli gizi anak, jadi terkait dengan ini kita mendorong Kemendikbud mengambil langkah penambahan kuota PIP dan KIP Kuliah yang dirasa oleh kami masih cukup kurang supaya menjadi sosial safety net,” tutupnya.(HN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Pemikiran Soekarno tentang pendidikan nasional dianggap jauh melampaui zaman

Opini

Kompolnas: Polri Harusnya Lakukan Tindakan Preventif dan Preemtif Kerumunan Massa Habib Rizieq

Opini

Pengamat Intelijen: Ada Tiga Kelompok Penolak Calon Kapolri Listyo Sigit, Terakhir Paling Berbahaya

Arsip

Capres 2019: Prabowo-Gatot, Jokowi-Tito?

Opini

AHY Dinilai Masih Punya 2 Kekurangan untuk Melenggang ke Pilpres 2024

Berita

Ahok Sudah Ikhlaskan Vero untuk Julianto Tio Sang ‘Good Friend’

Berita

Antasari Azhar Restui Firman Wijaya Lawan SBY

Opini

KLB Partai Demokrat Pengamat: Sebaiknya Moeldoko Mundur dari KSP