Home / Arsip / Arsip 2016 / Korupsi

Selasa, 19 April 2016 - 11:49 WIB

Bos Agung Sedayu Group Datang Lagi ke KPK

Viewer: 601
0 0
Terakhir Dibaca:59 Detik

KompasNasional.com

JAKARTA – Pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan kembali datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aguan yang hadir didampingi kuasa hukumnya pada sekitar 08.20 WIB, langsung masuk ke gedung KPK tanpa melontarkan satu patah kata pun.

Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, menyebutkan Aguan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan suap Raperda relakmasi Teluk Jakarta, Muhammad Sanusi.

“Pemeriksaan lanjutan untuk tersangka MSN (Muhammad Sanusi),” kata Priharsa berdasarkan keterangan yang diterima, Selasa (19/4/2016).

Sebelumnya, Aguan telah menjalani pemeriksaan di KPK pada Rabu (13/4/2016). Namun, sama seperti kedatangannya hari ini, tidak ada pernyataan yang keluar dari mulut pengusaha properti itu.

Baca Juga  Ruangan Kasie Pidsus Kejari Subang Ikut Disegel KPK

Pada kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan personal assistant di PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro.

Baca Juga  KPK Temukan Uang dari Ruang Kerja Sanusi

Trinanda adalah perantara Ariesman Widjaja dengan Sanusi. Trinanda dua kali memberikan uang masing-masing Rp 1 miliar kepada Sanusi.

Uang tersebut sebagai suap keperluan pembahasan Raperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Jakarta tahun 2015-2035 dan Raperda tentang rencana tata ruang kawasan strategis kawasan pantai Jakarta Utara.(kn/tbn)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Melemah Rp 1.000 per Gram

Daerah

Ketua LMA Silaturahmi ke Kapolda Metro Jaya meminta di Mediasi KPK dan Sekda Papua

Arsip

Gedung DPRD Labusel Disegel Massa

Arsip

Unggah Foto Tanpa Make Up, Ayu Ting Ting “Tak Lulus”

Berita

Ini Tanggapan Kemenkum HAM Soal Sel Mewah Setya Novanto

Arsip

Obat Kuat Berbahan Kimia Banyak Ditemukan di Bantul

Arsip

Ibu Hamil 9 Bulan Ini Korupsi Uang Negara Rp 1,2 Miliyar

Arsip

Mematahkan Asumsi Ahli IT ITB Dikeroyok Terkait Kasus Rizieq