Home / Arsip / Arsip 2017 / Berita / Nasional / Reviews

Rabu, 12 Juli 2017 - 12:28 WIB

Mematahkan Asumsi Ahli IT ITB Dikeroyok Terkait Kasus Rizieq

Viewer: 555
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 57 Detik

kompasnasional.com | Dalam pelariannya Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab berkomentar terkait pengeroyokan ahli IT dari ITB, Hermansyah di Tol Jagorawi pada Minggu (9/7) lalu. Rizieq merupakan tersangka kasus chat berbau pornografi dengan Firza Husein.

Rizieq menyebut musibah yang menimpa Hermansyah berkaitan dengan kesaksiannya dalam kasus chat porno bersama Firza Husein. Padahal dalam perjalanan kasus itu Hermansyah belum sekali pun dihadirkan sebagai saksi ahli. Dia hanya berpendapat jika chat Rizieq kenal dengan rekayasa.

“Hal ini tidak bisa dipisahkan keterlibatan beliau memberikan kesaksian sebagai ahli bahwa chat fitnah yang selama ini ditunjukan kepada saya merupakan chat palsu penuh rekayasa,” kata Rizieq dalam rekaman suara berdurasi 5.11 detik yang diterima merdeka.com, Selasa (11/7).

Kuasa hukum Firza, Azis Yanuar mengatakan dalam pemeriksaan kliennya ada rencananya akan ada mengajukan tiga saksi ahli untuk meringankan Firza. Salah satunya adalah Hermansyah.

Baca Juga  Indonesia Cakap Digital Kalbar Ada 252 Desa Belum Terjangkau Jaringan Internet

‎”Rencananya beliau (Hermansyah). Namun karena peristiwa yang menimpa beliau, kami memutuskan membatalkan seluruh saksi yang rencananya diajukan,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/7).

Sehingga, kata Aziz, dengan adanya kejadian tersebut pihaknya harus mencari saksi ahli lainnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menegaskan pengeroyokan tak terkait kasus pornografi Rizieq. Hermansyah pernah menyebutkan chat yang diduga Rizieq dengan Firza adalah rekayasa disebuah tayangan televisi.

“Ya biasalah ya, ada yang bilang ‘ada kaitannya dengan saksi ahli’. Memang saksi ahli dalam ILC (Indonesia Lawyer’s Club) ya, tapi jangan dikaitkan dengan itu,” tegas Iriawan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (10/7).

“Dia kan pas ILC sebagai ahli pembicara yang menyampaikan bahwa itu chat palsu. Itu pekerjaan (ahli IT)‎ jangan disamakan dengan permasalahan (penusukan). Ya berbeda. Jangan menjustifikasi,” tegas Iriawan.

Baca Juga  Pilkades, Babinsa Keramat Jaya Hadiri Rapat Penetapan Dan Pengundian Nomor Urut.

Meski demikian, mantan Kapolda Jawa Barat ini mengatakan, kalau saat ini pihaknya masih memeriksa beberapa orang saksi. Selain itu, polisi juga akan memeriksa korban untuk mengetahui kejadian tersebut.

“Kami akan interogasi yang bersangkutan dan menanyakan soal peristiwa, mulai darimana yang bersangkutan, malam itu ke mana dengan siapa. Akan kami dalami. CCTV dan lainnya akan kami periksa. Saksi-saksi di toll akan kami dalami. Jadi mohon sabar,” jelasnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo menyebut senggolan mobil menjadi pemicu amarah hingga terjadi pengeroyokan. Awalnya korban marah, dikejar, dipepet, kemudian menghentikan pelaku.

“Kalau enggak dikejar mungkin enggak kejadian, mungkin karena emosi dikejar,” tuturnya.

Polisi menduga, pelaku penusukan terpengaruh minuman beralkohol. “Karena ceritanya zig zag enggak karuan sehingga menyenggol mobil korban,” tandasnya (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kronologi Penggal Kepala Warga Kanada oleh Abu Sayyaf-KompasNasional

Arsip

Kronologi Penggal Kepala Warga Kanada oleh Abu Sayyaf

Berita

Wabup Kapuas Hulu Wahyudi Menghadiri Hari Bhakti Transmigrasi ke-71

Berita

Bupati Tapanuli Utara Hadiri Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kunker Presiden RI di Kabupaten Tapanuli Utara.

Berita

Pemkab Samosir Terima Audiensi BNN Kota Pematang Siantar

Berita

Polresta Pontianak Kota Ungkap Kejahatan Wilayah Hukumnya

Berita

Polsek Tanah Jawa, Ciduk Jurtul Judi Togel dari Warung Tuak

Berita

Bane Raja Manalu Semangati Emak-emak Binjai: Berani Raih Mimpi dan Capai Kemerdekaan Finansial

Berita

Mengenal Hantavirus: Cara Penularan, Gejala dan Risikonya