Viewer: 2332
2 0

Home / Berita / Daerah

Jumat, 14 Agustus 2020 - 01:06 WIB

Aspirasi Tak Ditampung, Masyarakat Nelayan Sibolga Sesalkan Keputusan Partai Perindo

Kantor Partai Perindo dan Ketua DPD Bela Nusantara Indonesia Kota Sibolga, Apul Marito Lumbanbatu.

Kantor Partai Perindo dan Ketua DPD Bela Nusantara Indonesia Kota Sibolga, Apul Marito Lumbanbatu.

Viewer: 2333
2 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 8 Detik

Sibolga | Kompasnasional.com – Ketua Kelompok Nelayan Tolong Menolong (KNTM) Kota Sibolga Immat Lubis, menyesalkan keputusan Partai Perindo, tentang aspirasi masyarakat terutama soal nelayan kecil, dianggap tidak memperjuangkan masa depan nasib nelayan.

Sebab, pasangan calon(Paslon) yang diusung Partai Perindo, dinilai tidak seperti yang diharapkan masyarakat. Apalagi, paslon yang diusung terindikasi dugaan kasus illegal fishing,

“Kami awalnya berharap Partai Perindo berjuang bersama rakyat terutama soal nelayan kecil. Sesuai semboyan Partai Perindo yang digadang-gadang Ketua Umum Partai Perindo Harri Tanoe, mensejahterakan masyarakat. Namun, faktanya aspirasi masyarakat saja tidak ditampung, omong kosonglah kalau begitu, “kata Immat Lubis kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).

Kader Partai Perindo Kota Sibolga Harapan Tulus Sihombing, mengaku kecewa akan keputusan DPP Partai Perindo yang tidak menampung aspirasi masyarakat untuk mengusung calon yang memang benar-benar berasal dari aspirasi masyarakat.

“Siapa bilang aspirasi masyarakat Sibolga mendukung pasangan JP?. Kami berharap agar Partai Perindo Sibolga mendukung pasangan TAMA. Kami sangat kecewa jika keputusan Partai Perindo, tidak mengakomodir aspirasi masyarakat, “ujar Tulus Sihombing.

Baca Juga  DPD Golkar Tapteng Buka Pendaftaran Calon Ketua

Sementara, Jodi Simanjuntak, pemilik bagan tancap, menjelaskan bahwa Kelurahan Sibolga Ilir adalah daerah pemilihan (Dapil) I, merupakan basis Partai Perindo saat pemilihan legislatif lalu sehingga berhasil mengantarkan dua wakil rakyat duduk jadi anggota DPRD Kota Sibolga.

Jodi menyebutkan, dirinya tidak lagi yakin dengan ketua DPD Perindo Kota Sibolga. Sebab menurutnya Perindo bukanlah partai yang dapat dibeli demi kepentingan para elit politik sesaat.

“Para Nelayan menyayangkan nasib kota Sibolga telah dimonopoli seseorang yang sudah merasa besar. Kami tidak akan tinggal diam begitu saja, apalagi pemimpin yang ingin memperkaya diri sendiri,” beber Jodi Simanjuntak.

Ketua Forum Komunikasi Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) Kota Sibolga Apul Marbun, menegaskan pernyataan ketua KNTM bahwasanya illegal fishing melanggar Permen KP No 02 Tahun 2015 tentang pelarangan pukat trawl, Pukkat hela.

Apul Marbun menyayangkan keputusan Partai Perindo Kota Sibolga, tidak sejalan dengan kadernya dan para simpatisan masyarakat nelayan kecil.

Baca Juga  Sambut HUT RI ke-75, ASSED Gelar Ziarah Makam Pahlawan Sibolga

Pasalnya, tiga anggota dewan dari Partai Perindo tinggal di daerah yang warganya adalah pelaku usaha perikanan mandiri skala kecil.

“Pemimpin harus hadir sebagai pemersatu. Bukan sebaliknya, “ungkap Apul.

DPD Partai Perindo Kota Sibolga saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2020) melalui ketua Tim Penjaringan, Henry Sinaga mengakui kurangnya keterbukaan dari ketua dalam proses seleksi bakal calon wali kota Sibolga.

“ Saya mengaku salah dan siap bertanggung jawab jika Perindo tidak mampu mengakomodir suara rakyat kota Sibolga. Tiga wakil rakyat yang duduk di DPRD kota Sibolga merupakan bukti kecintaan masyarakat kepada Partai Perindo. Kami berharap keputusan ini tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat dan semoga hal ini menjadi perhatian serius bagi DPP Partai Perindo,”ujar wakil ketua DPD Perindo kota Sibolga, Henry kepada wartawan.(HMP)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
33 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
67 %

Share :

Baca Juga

Arsip

Para rival beri dukungan untuk Valentino Rossi

Berita

Nilai SAKIP Pemkot Pontianak Naik 1,13 poin

Berita

Sosialisasi Rajia Masker di Agara, Bersama TNi, Polri Satpol pp

Berita

Warga Jakarta Utara Marah, Anies Baswedan Diberi Waktu Seminggu untuk Cabut Keputusan

Berita

BPBD Himbau Warga Kapuas Hulu Tetap Waspada, Ada 148 Kejadian Bencana di Kapuas Hulu Selama Tahun 2021

Berita

Operasi Zebra Kapuas-2022, Kapolres Bengkayang Beri Arahan Kepada Pelajar SMA 2 

Berita

Ratusan Warga Sogar Geruduk Kantor Bupati Tapteng, Minta Kades Sogar Dicopot 

Arsip

Usai KPK turun tangan, DPRD dan Pemkot Malang ketakutan