Home / Berita

Selasa, 4 Oktober 2022 - 11:03 WIB

Operasi Zebra Kapuas-2022, Kapolres Bengkayang Beri Arahan Kepada Pelajar SMA 2 

Viewer: 278
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 4 Detik

Polres BengkayangKOMPAS NASIONAL.COM – Kapolres Bengkayang Polda Kalbar AKBP Dr. Bayu Suseno, SH, SIK, MM, MH memberikan Sosialisasi dan Arahan Operasi Zebra Kapuas-2022 kepada pelajar SMA 2 Bengkayang, Selasa (04/10/22) pagi.

Kepada para pelajar, Kapolres Bengkayang mengatakan bahwa maksud dan tujuan melaksanakan sosialisasi ini yaitu ingin memberitahukan bahwa Polres Bengkayang saat ini menyelenggarakan operasi ”zebra kapuas 2022” yang akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 03 oktober 2022 sampai dengan tanggal 16 oktober 2022.

“Operasi Zebra ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta meningkatkan disiplin berlalu lintas di jalan”, kata Kapolres Bengkayang.

Kapolres Bengkayang menerangkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 32 kasus dengan korban meninggal dunia 24 orang, luka berat 20 orang dan luka ringan 25 orang, dengan kerugian materiil rp. 195.500.000,-

Baca Juga  Sidang Penganiayaan David Dimulai, Mario Dandy Duduk di Kursi Terdakwa

Sedangkan untuk kasus laka yang melibatkan pelajar sebanyak 13 kasus / 30 % dari kasus laka dengan korban meninggal dunia 5 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan 4 orang.

“Dari data tersebut diatas bahwa kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia dan pelanggaran lalu lintas yang ada di Kabupaten Bengkayang jumlahnya cukup tinggi dikarenakan kurangnya disiplin dalam berlalu lintas dan tidak taatnya para pengemudi kendaraan bermotor pada undang – undang dan peraturan lalu lintas yang berlaku“, terang Kapolres.

“Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan pengemudi ranmor terhadap rambu – rambu, marka jalan, dan etika dalam berlalu lintas. apabila kita sebagai pengendara ranmor melaksanakan semua ketentuan undang – undang dan peraturan serta etika berlalu lintas dengan baik niscaya bisa mengurangi angka terjadinya kecelakaan lalu lintas”, tambah Kapolres.

Kepada dewan guru dan siswa SMA 2 Bengkayang, Kapolres Bengkayang berharap pesan yang disampaikan dapat diterima dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sebab terciptanya ketertiban dan kelancaran lalu lintas menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga  Обзор игрового 24klub-vulcan.com/ автомата Fairy Land

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan keselamatan untuk kemanusiaan”, tutup Kapolres.

Pada kesempatan ini, Kapolres Bengkayang juga menyerahkan Helm sebagai simbolis kepada pelajar SMA 2 Bengkayang sebagai wujud Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan inovasi Operasi Zebra Kapuas-2022.

Untuk diketahui bersama adapun 7 prioritas pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang menjadi target Ops Zebra Kapuas-2022 antara lain sbb :

  1. Pengendara tidak gunakan helm sni dan safety belt
  2. Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang
  3. Mengemudikan kendaraan dibawah pengaruh alkohol
  4. Menggunakan handphone pada saat berkendara
  5. Pengemudi dibawah umur
  6. Mengemudikan kendaraan melawan arus
  7. Mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KPK Segera Periksa Petinggi Lippo Group Terkait Suap Izin Meikarta

Berita

Personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Masyarakat Perbatasan Mempersiapkan Acara Gawai Dayak

Berita

Lembaga Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin Kementerian Hukum dan HAM

Berita

Berita Duka, Rudi Hartono Meninggal Dunia, Kami Ikut Berbelasungkawa

Berita

Dukcapil Kota Psp Lakukan Pelayanan Keliling Terkait Adminduk

Berita

Pelaku Asusila Lewat Medsos Terhadap Anak Dibekuk

Berita

Pemkab Kapuas Hulu Upayakan Belajar Tatap Muka

Berita

Benarkah Sarapan Pisang Baik untuk Kesehatan?