Viewer: 764
0 0

Home / Berita

Kamis, 18 Juni 2020 - 11:37 WIB

Alasan Muslimah Negara Barat Gabung ISIS Terungkap Sudah

Viewer: 765
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 24 Detik

Kompasnasional | Dalam rezim Negara Islam Irak Suriah (ISIS) begitu tunduk dan patuh terhadap patriarki. Hal itu, begitu bertentangan dengan perspektif wanita Barat yang terus menginginkan kebebasan.

Namun, jumlah perekrutan wanita meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, peran aktif wanita dalam gerakan Islamis merupakan fenomena baru.

Kendati demikian, dibandingkan dengan al-Qaeda dan organisasi jihadis lainnya, ISIS memiliki sarana propaganda dan rekrutmen yang lebih baik. Mereka hadir di media sosial dan menawarkan komunikasi dalam lebih banyak bahasa.

Masuknya mereka ke wilayah Raqqa di Suriah dan Mosul di Irak dan proklamasi kekhalifahan pada 2014, membuat ratusan wanita dari seluruh dunia bergabung dengan milisi teroris.

Meskipun tak menempati jabatan strategis di ISIS, mereka memainkan peran yang jauh lebih aktif daripada biasanya dengan melakukan tugas-tugas administrasi dan logistik.

Dalam buku “Dschihadistinnen-Faszination Maertyrertod” (Wanita Jihadis-Pesona Kematian Seorang Martir) penulis Hassan Abu Hanieh dan Mohammad Abu Rumman, dijelaskan peran wanita hanya melahirkan dan mendidik anak atas nama jihad untuk mendukung para pejuang. Dalam bukunya, Hanieh dan Rumman menekankan bahwa peran mereka dalam komunikasi ISIS tidak boleh diremehkan.

Baca Juga  Pemprov Kalbar Siapkan Tempat Karantina PMI,Satpol Turunkan Personel Pengamanan

“Karena ini memberi mereka kesempatan untuk mempengaruhi tindakan dan perkembangan kelompok,” begitu isi buku itu seperti dikutip dari Qantara.

Hanieh dan Rumman menekankan, jihadis perempuan tidaklah lebih feminis atau sekuler daripada rekan-rekan pria mereka. Mereka juga sangat religius dan tunduk pada dogma-dogma kuno dan patriarki.

Sementara, bagian kedua dari buku ini terdiri dari studi kasus terhadap sekitar 50 wanita dari Afrika Utara, Timur Tengah, Arab Saudi, Eropa dan Amerika Serikat. Sulitnya menemukan sumber yang terpercaya, buku itu didasarkan pada kesaksian tertulis dan lisan dari para perempuan itu sendiri. Karena itu penelitian yang dituliskan dibuku tersebut tidak representatif.

Meskipun demikian, penulis berhasil memberikan gambaran tentang berbagai motivasi perempuan untuk berjihad. Demikian, dapat memberikan petunjuk bagimana untuk pencegahan radikalisasi.

Selain itu, Hanieh dan Rumman juga menantang anggapan umum tentang pengantin jihad atau wanita yang dicuci otak secara agama, tidak berpendidikan, putus asa atau naif. Pasalnya, sebagian besar dari mereka yang bergabung ISIS merupakan wanita berpendidikan dan kaya.

Baca Juga  Usai Uji Coba Lelang, Bappebti Klaim Harga Gula Turun

Lebih lanjut, buku itu menjelaskan terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan mereka meninggalkan kehidupannya dengan bergabung dengan kelompok konflik bersenjata.

Pertama, situasi politik global yang berubah dan penghinaan yang sering dikaitkan dengan masyarakat Muslim.

Kedua, perlakuan terhadap saudara, ayah, dan suami di penjara. Ketiga, hilangnya anggota keluarga.

Di daerah konflik perempuan tidak hanya menderita akibat perang semata. Namun, muncul perasaan balas dendam dan ketidakadilan.

Hanieh dan Rumman menyimpulkan wanita terdorong untuk bergabung dengan IS dengan alasan politik dan pribadi. Mereka menjelaskan bagaimana organisasi jihadis menawarkan “proyek politik alternatif” yang diduga untuk Barat kontemporer dan rezim Arab.

Menurut laporan media, ISIS telah banyak kehilangan kekuatan dan pengaruhnya di seluruh dunia,. Namun, kekuatan mereka tetap harus diperhitungkan. Sebab, ideologi telah tertanam di benak wanita dan pria di seluruh dunia.

“Kita hanya dapat mengatasi ISIS secara efektif dengan menyelesaikan masalah yang mengarah pada pola pikir yang teradikalisasi,” kata Hanieh dan Rumman.(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Biaya Perpanjang SIM Disebut Bebani Masyarakat, Segini Tarifnya

Berita

Walikota Psp Lantik Dan Ambil Sumpah Pejabat Yang Baru

Berita

Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Upacara HUT TNI Ke-77 Di PLBN Badau

Berita

Terpilih Secara Aklamasi, Drs Dameanto Purba MSI Ketua Wushu Simalungun Periode 2020-2024

Berita

Camat Toma Monitoring dana Desa TA 2020 di desa Hilimagari

Berita

Gubernur Kalbar Hadiri Penandatanganan Kontrak Paket Tender PUPR

Berita

KPK Bicara Pengejaran Harun Masiku Usai Buron Kasus e-KTP Ditangkap

Berita

Kapolsek Semitau Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Sedung Pancasila Semitau