Home / Berita

Senin, 19 Juli 2021 - 07:26 WIB

Bupati Tapsel : Jadikan Momentum Idul Adha Sebagai Sarana Saling Berbagi Kebahagiaan

Viewer: 429
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 20 Detik

TAPSEL-Kompas nasional) Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H Dolly Pasaribu, SPt MM, mengajak agar semua pihak menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha, menjadi sarana untuk saling berbagi kebahagiaan antar sesama umat Muslim. Bupati tidak menginginkan, hanya gara-gara pembagian daging hewan kurban terjadi perpecahan di tengah masyarakat.

“Saya kira, niat kita berkurban untuk berbagi. Tentu dengan budaya Tapsel yang sangat kental dengan Dalihan Na Tolu, hal ini akan semakin menguat” ujar Bupati disela kunjungan dalam acara penyerahan bantuan tali asih kepada lansia dan jompo jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tano Tombangan Angkola di Aula Kantor Camat Tantom Angkola, Kabupaten Tapsel, Minggu (18/7).

Bupati meyakini, dalam Islam setelah yang berhak diberikan kepadanya yang menjadi haknya berupa bagian dari potongan hewan kurban tersebut setelah selesai keseluruhannya, tetap bagian hewan kurban itu bisa dibagi bahkan kepada yang non Muslim.

Dolly berencana untuk Idul Adha 1442 H kali ini akan mengadakan salat Idul Adha di Kecamatan Angkola Muaratais sekaligus menyembelih hewan kurban di masjid di salah satu desa yang ada di kecamatan tersebut.

“Dan, Alhamdulillah pengalaman saya ketika dilakukan pemotongan hewan kurban di satu lokasi, masyarakat justru bergotong royong dan semua pihak terlibat. Bahkan sudah menjadi tradisi untuk memasak dan dimakan bersama. Namun untuk kali ini, lebih baik kegiatan tersebut ditiadakan mengingat kasus terjangkitnya Covid-19 masih cukup tinggi,” terang Bupati.

Seperti halnya tahun lalu, waktu Bupati berkurban di Desa Hurase, Kecamatan Batang Angkola. Di sana, minoritas Muslim hanya 12 Kepala Keluarga, yang tentunya sangat jarang menerima daging kurban.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Tamansari Dipicu Warganya Sendiri?

Karena untuk menyembelih satu ekor sapi warga di sana mengaku tidak sanggup, maka mereka bermusyawarah agar kurban dilakukan di desa tetangga, yaitu Sibulele. Alhasil warga kedua desa bekerjasama baik Muslim dan non Muslim dalam menyembelih hewan kurban. Setelah itu, daging kurban dapat dinikmati warga dua desa baik Muslim ataupun non Muslim.

“Itulah kebersamaan di Tapsel yang saya inginkan. Kita selalu menjunjung tinggi adat Dalihan Na Tolu. Ada barisan Mora. Ada barisan Kahanggi, Anak Boru. Tentulah berbagai masalah bisa kita pecahkan bersama kalau kita mau bermusyawarah dan bertukar pendapat,” jelasnya.

Selanjutnya, ketika dalam perjalanan menuju Tantom Angkola, saya melihat masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker. Padahal, terjadi peningkatan jumlah penderita Covid-19 di Tantom Angkola. “Ayo kita sama-sama berikhtiar, berupaya sekuat tenaga agar menekan laju pandemi ini. Dalam berbagai kesempatan kita berdoa agar virus itu hilang dari bumi Tapsel, tentunya hal itu perlu diikuti oleh masyarakat untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes),” terang Bupati.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu mengatakan, bahwasanya di Tantom Angkola walaupun berbeda suku dan agama tetapi tidak pernah menjadi masalah. Masyarakat selalu hidup berdampingan dengan rukun dan damai. Dia berharap, keberagaman itu dapat terus terjaga, harap Rosalina.

Baca Juga  Sempat Tak Diakui Anak oleh Farhat Abbas, Anak Muda Ini Meroket Lewat Film Dilan 1990

Disamping itu, ia juga meminta kepada masyarakat Tantom Angkola untuk tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) sebagaimana anjuran pemerintah dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Kemudian, Rosalina mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan daya tahan imun tubuh agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Sedangkan perwakilan lansia/jompo BKMT yang menerima tali asih, Sartika Ritonga, dari Desa Situmba, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Tapanuli Selatan beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapsel yang telah memberikan bantuan tali asih kepada mereka melalui BKMT Kabupaten Tapsel.

“Semoga bantuan ini dapat kami pergunakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Sartika juga mendoakan agar wabah Covid-19 cepat berakhir, sehingga nantinya semua orang dapat melaksanakan aktivitas seperti dahulu. Begitu juga dengan Bupati beserta keluarga, seluruh yang hadir Sartika mendoakan agar diberi kesehatan, keselamatan, rejeki yang berkah. Khusus kepada Dolly didoakan sukses dalam memimpin Tapsel.

Setelah itu, Bupati menyerahkan bantuan tali asih kepada 10 lansia/jompo jemaah BKMT Kecamatan Tantom Angkola, dengan masing-masing orang menerima bantuan sebesar Rp250 ribu. Kemudian Bupati beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Sayurmatinggi dan Kecamatan Batang Angkola untuk menyerahkan bantuan tali asih serupa.

Turut hadir, Kadis Pariwisata Abdul Saftar Harahap, Sekretaris Sosial Zulkarnaen Siregar, Camat Tantom Angkola Indra Sakti Siregar, Ketua BKMT Tapsel Hj Anna Lely Hutasuhut dan jamaah BKMT Kecamatan Tantom Angkola. (ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Asahan

Inilah Hasilnya, Pengundian Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Asahan 2020

Berita

Kapolda Kalteng Resmikan Rumah Betang di Kobar.

Berita

Dilantik Sebagai Ketua ORGANDA Pekanbaru, Sofian Daulay Benahi Kelangkaan Solar

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Raih WTP untuk Keempat Kalinya Secara Berturut-turut

Berita

Hari Terakhir Pendaftaran PPDB Online 2022, Cabdis Siantar Dipenuhi CPD

Berita

Penertiban Tempat Hiburan Malam, Kasatpol PP Himbau Masyarakat Untuk Tidak Mengunjungi Cafe Yang Tidak Memiliki Izin

Berita

Posko Pengawasan Terpadu Check Point Covid – 19 Mulai di Berlakukan Di Desa Batu Nanta Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi.

Berita

Yanieta Edi Kamtono Minta Guru PAUD PKK Benahi Administrasi