Home / Opini

Selasa, 25 Mei 2021 - 18:19 WIB

Ajak Boikot Indomaret, Neno Warisman ‘Diserang’ Inul Daratista, Krisna Mukti: Otaknya Kejedot Kampret

Viewer: 355
0 0
Terakhir Dibaca:3 Menit, 13 Detik

Kompasnasional l Penyanyi senior yang kini menjadi politisi Parta Ummat, Neno Warisman satu suara bersama buruh yang sedang ramai diberitakan belum mendapat hak THR dari Indomaret.

Neno Warsiman menyebut aksi buruh yang berencana membiokot produk Indomaret perlu didukung.

Sebagai informasi, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mulai memboikot Indomaret pada Senin, 24 Mei 2021.

Aksi yang dilakukan buruh boikot produk Indomaret diduga sebagai buntut terkait perkara dugaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak sesuai ketentuan.

Di tengah dugaan adanya boikot tersebut, Neno Warisman mengtaka perlu mendukung upaya buruh mendapat haknya.

Ha itu dinilanya sebagai bentuk kesetiaan terhadap aspirasi masyarakat bawah.

“Melanjutkan kesetiaan kita kepada aspirasi masyarakat, kalau masyarakat diwakili hari ini oleh kelompok KSPI yang mereka boikot Indomaret, belanja di warung sendiri,” kata Neno Warisman.

“Ya sudah, yuk kita ikutan. Yang gak mau ikut juga gak apa-apa. Tapi kalau mau ikut, bagus!,” lanjut Neno

Aktor Krisna Mukti bahkah menuliskan kritikannya, menyebut otak Neno Warisman kejedot.

Dia yang dahulu mengidolakan Neno Warisman kini mengaku tidak suka lagi melihatnya.

“Dulu gue ngefans sama perempuan ini (Neno Warisman), tapi sejak otaknya kejedot kampret, jadi gak suka lagi dah lihatnya,” tulis Krisna Mukti, yang dikutip dari kolom komentar Instagram @maklambeturah pada Selasa, 25 Mei 2021.

Baca Juga  Vandalisme Musala di Tangerang Bukti Bahaya Belajar Agama Secara Daring

Komentar kritis pun dituliskan Ian Kasela yang merasa keberatan pada seruan Neno Wariswa membiokot produk Indomaret.

Dia mengaku bingung bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehar-harinya jika produk Indomaret diboikot.

“Terus nanti kalau belanja kebutuhan rumah bagaimana dong, aya-aya wae ah ya @maklambeturah,” kata Ian Kasela.

Tulis dia, terlepas siapa dan bagaimana pemilik Indomaret, tidak ada yang salah membeli produk Indomaret selama masih dibutuhkan masyarakat.

Terlepas siapa yang punya dan bagaimana yang punya, sejauh barang yang dijual memang didasarkan apa yang jadi kebutuhan kita, simbisosi mutualisme saling untung,” jelasnya.

“Kecuali barang yang dijual memang tidak layak atau barang bekas gitu,” kata Ian Kasela.

Dia pun mengungkapkan kondisi ekonomi yang sedang tidak membaik, malah “dijejali” isu-isu boikot.

“Haduh, kondisi masih seperti ini masih dijejelin lagi isu-isu kayak gini, entar nyonya tahu dan kemakan isu terus kita rempong dah. Anterin belanjanya ke mana gitu,” ujar Ian Kasela.

Pedangdut Inul Daratista pun ikut mengkritisi ajakan Neno Warisman.

Pemilik Goyang Ngebor ini menilai ajakan Neno Warisman tidak memikirkan dampak boikot tersebut bagi karyawan Indomaret.

Dia tegas menanyakan nalar Neno Warisman saat mengeluarkan pernyataan tersebut.

Sementara itu, pihak Induk usaha Indomaret, PT Indomarco Prismatama mengklaim telah membayarkan THR sesuai dengan ketentuan dari Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016.

Baca Juga  Anies Sebut Reklamasi Ancol Bisa Atasi Banjir, Pakar: Salah Besar

Dalam rilisnya, Indomaret sudah membayarkan THR dua pekan sebelum lebaran.

Marketing Director Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf menegaskan perusahaan tidak pernah menunggak THR.

Selama 30 tahun beroperasi, perusahaannya selalu melakukan kewajiban terkait THR dan selalu diberikan sesuai dengan hak karyawan.

“Seluruh karyawan telah mendapatkan haknya. Termasuk THR 2020 sudah diberikan dengan jumlah dan waktu sesuai peraturan Menaker No. 6 tahun 2016,” kata Wiwiek dalam siaran persnya pada Senin, 17 Mei 2021.

Wiwiek dalam konferensi pers virtual pada Minggu kemarin, disebutkan kasus ini bermula saat Anwar Bessy menuntut THR 2020 yang tidak dibayar penuh.

Marketing Director Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf menegaskan perusahaan tidak pernah menunggak THR.

Selama 30 tahun beroperasi, perusahaannya selalu melakukan kewajiban terkait THR dan selalu diberikan sesuai dengan hak karyawan.

“Seluruh karyawan telah mendapatkan haknya. Termasuk THR 2020 sudah diberikan dengan jumlah dan waktu sesuai peraturan Menaker No. 6 tahun 2016,” kata Wiwiek dalam siaran persnya pada Senin, 17 Mei 2021.

Wiwiek dalam konferensi pers virtual pada Minggu kemarin, disebutkan kasus ini bermula saat Anwar Bessy menuntut THR 2020 yang tidak dibayar penuh.(PRC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Komentari Ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain, Abu Janda: Setan Kau Ya

Berita

Polisi Rencanakan Periksa Amien Rais sebagai Saksi Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Opini

Irma Suryani Chaniago Sebut Ahok No Finishing Touch di Pertamina

Opini

Bukan Emas atau Tanah, Chairul Tanjung Beberkan Data Bakal Jadi Aset Paling Berharga di Dunia!

Opini

Gede Pasek: KPK Bakal Menjadi Medan Pertarungan Moeldoko vs Cikeas

Berita

Shinta Bachir Dilamar Anggota DPRD

Opini

Kemendikbud di Bawah Nadiem Makarim Dianggap Jadi Kementerian Paradoks

Berita

Penangkapan Ikan Mas Dikaitkan Tragedi KM Sinar Bangun di Toba