Home / Berita

Selasa, 15 Maret 2022 - 16:23 WIB

Susun Perencanaan Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Kota Pontianak

Viewer: 295
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL.Com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap melalui diskusi Forum Gabungan Perangkat Daerah Kota Pontianak mampu menentukan skala prioritas dari yang prioritas.

Sehingga dengan keterbatasan anggaran yang ada, perencanaan tetap dapat disusun dengan cerdas dan baik agar tetap bisa memberikan dampak positif untuk masyarakat Kota Pontianak.

“Kita berharap Forum Gabungan Perangkat Daerah Kota Pontianak ini semua dapat berkolaborasi memberikan kontribusi positif dalam menyusun perencanaan Pembangunan Daerah Kota Pontianak tahun 2023,” ujarnya usai membuka Forum Gabungan Perangkat Daerah Kota Pontianak 2022 di Hotel Ibis Pontianak, Selasa (15/3/2022).

Edi menuturkan, forum ini merupakan bagian yang sangat strategis dan penting untuk mengsinkronkan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah yang telah disusun berdasarkan Renstra Perangkat Daerah.

Baca Juga  Astra Agro Catatkan Produksi CPO 1,6 Juta Ton

“Dengan memperhatikan aspirasi masyarakat baik yang melalui jalur Musrenbang maupun melalui pokok-pokok pikiran DPRD,” tuturnya.

Ia memaparkan ada beberapa indikator untuk mengetahui apakah pembangunan sudah pada jalurnya atau belum.

Satu diantaranya melalui data ekonomi makro yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Adapun perkembangan dan situasi makro ekonomi Kota Pontianak yang menjadi landasan dalam penyusunan perencanaan tahun 2023 diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka dan inflasi.

“IPM Kota Pontianak tahun 2021 tercatat sebesar 79,93, meningkat 0,49 poin dibandingkan tahun 2020 lalu yang meraih angka 79,44,” paparnya.

Baca Juga  Dinas Perikanan Mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapan Kegiatan PEDA Ke XII KTNA Tahun 2022

Sementara untuk target pertumbuhan ekonomi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di tahun 2022 adalah sebesar 4,1 – 4,6 persen. Sedangkan target di tahun 2023 adalah 4,2 – 4,7 persen.

“Untuk realisasi tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak tumbuh di angka 4,60 persen, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 3,69 persen,” imbuhnya.

Inflasi di Kota Pontianak tahun 2021 mampu dikendalikan hingga 1,16 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2020 yang menembus angka 2,11 persen.

“Untuk inflasi sesuai RPJMD Kota Pontianak tahun 2022 dan 2023 ditargetkan lebih kurang 1 persen,” pungkasnya.

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Seberuang Laksanakan Tracing Covid- 19

Berita

POLRES TOBA PERKETAT “PROKES” ANTISIPASI LONJAKAN TERPAPAR COVID-19 DI TOBA

Berita

Bupati Berharap Minat Baca Masyarakat Tapsel Dapat Tingkatkan Kecerdasan

Berita

Terkesan di Biarkan, Areal Tanaman Perkebunan PTPN IV Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Berita

Sejarah Kota Sintang Di Hut Ke 660 Pada 10 MEI 2022 Terungkap

Berita

Menteri Imipas: Koruptor dan Bandar Narkoba Tak Mungkin Diberi Amnesti

Berita

Sekda Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada Tapsel 2020

Berita

Setelah Nakes, di Vaksinasi Berlanjut Kepada Guru Sekolah