Viewer: 1827
0 0

Home / Berita / Kriminal

Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:14 WIB

Hotel OYO Digrebek Warga, Pria Telanjang Bulat Keluar Kamar

Viewer: 1828
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 0 Detik

Medan|Kompas Nasional – Puluhan warga Jalan Waru dan Jalan Sengon geruduk penginapan Prime INN, pada Jumat (29/5/2020) dini hari.

Warga berang melihat tempat penginapan itu, lantaran sering dijadikan lokasi mesum pasangan bukan suami istri. Aksi protes ini dilakukan warga, lantaran melihat seorang pria lari dari dalam hotel keluar dengan tidak menggunakan busana. Melihat kejadian itu, warga langsung menghampiri pria yang tidak berbusana itu. Dari penuturannya, ia mengaku mau diperas oleh dua wanita pria (waria) dan seorang wanita di kamar lantai dua hotel tersebut.

“Tolong bang, tolong saya bang. Saya mau dirampok oleh mereka,” ucap pria yang tidak menyebutkan identitasnya itu. Saat mendengarnya minta tolong dan tidak berbusana alias bugil, warga yang sedang duduk kemudian menghentikan larinya, dan bertanya. “Kenapa kau ?, ada apa ini, kok bisa telanjang kau ?,” kata Doli warga sekitar.

Baca Juga  Buang Bayinya di Belakang Rumah Warga, Seorang Pelajar Diamankan

Pria bugil itu kemudian menceritakan awal mulanya peristiwa yang dialaminya sampai tidak memakai sehelai benangpun ditubuhnya.

“Awalnya saya kenalan dengan cewek melalui aplikasi Mi Chat bang. Kemudian aku disuruhnya datang ke hotel OYO ini. Dengan iming-iming berhubungan badan. Tetapi setelah berada di dalam, saya tidak mengetahui adanya dua orang waria, dan mau menjebak saya dengan meminta uang jutaan rupiah,” ujarnya.

Melihat adanya keresahan yang terjadi, kemudian warga meminta kepada petugas yang berjaga di Hotel Prime INN untuk segera mengeluarkan kedua waria dan satu orang wanita yang melakukan pemerasan tersebut. “Keluarkan pelaku-pelaku maksiat dari kampung ini, jangan kotorin kampung kami dengan zina,” kata puluhan warga yang berteriak di depan hotel. Saat warga meminta para pelaku maksiat itu untuk keluar, petugas yang menjaga hotel melarangnya.

Menurutnya, warga tidak berhak melakukan pemeriksaan atau menggerebek hotel. Di saat itu pula, warga meminta kepada pria yang tidak berbusana itu untuk membuat laporan di Polsek Medan Baru, Jalan Nibung.

Baca Juga  DPRK Aceh Tengah ke DPRD Samosir Terkait Pariwisata, Adat dan Budaya

Setelah membuat laporan, sekira setengah kemudian, aparat kepolisian dari Polsek tiba di lokasi. Polisi kemudian meminta kepada penjaga hotel segera mengeluarkan para waria dan wanita pekerja seks komersial (PSK) tersebut dari dalam kamar. Menurut penuturan dari aparat kepolisian, para waria dan psk ini sudah sering melakukan tindakan pemerasan dengan modus berhubungan badan. “Sudah sering mereka ini, ini-ini aja orangnya,” ucap polisi yang mengenakan masker tersebut.

Melihat adanya aparat kepolisian, warga meminta kepada seluruh pengunjung hotel yang bukan suami istri untuk keluar dan menjalani pemeriksaan urine di Polsek. Selain takut jadi sarang peredaran narkoba, warga juga takut pengunjung yang tidak dikenal itu membawa wabah virus Corona atau Covid-19.(S24c/red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pegawai Pemkab Sergai Laporkan Dugaan Korupsi Massal Oknum Pejabat ke KPK

Berita

Bina Sikap Mental Dan Mandiri, Siswa SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar Gelar Aksi Long March Siantar – Tigaras

Berita

Usulan Gubernur Kalbar Tentang Pemekaran Kapuas Raya Akan DiTerima Menjadi Prioritas Staf Ahli Menkopolhukam

Berita

Bentuk Perhatian Danrem 121/Abw Dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 121 Terhadap Kesehatan Anggota.

Kriminal

Dua Pemuda Pakai Seragam Polri, Video Call dengan Wanita Tanpa Busana, Oh Ternyata

Berita

Sukseskan Gerakan Tanam Serentak, Dandim 1203/Ktp Menerima penghargaan Dari LEPRID Tahun 2021

Berita

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial ke Kantor Desa Siding

Kriminal

Asyik Nyabu, Tiga Pemuda Ini Diamankan TNI yang Sedang Mengawal Pembagian BLT