Home / Internasional

Rabu, 21 Juli 2021 - 17:36 WIB

Singapura ‘Lockdown’ Lagi Imbas Lonjakan Kasus, Batal Damai dengan Corona?

Viewer: 458
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Kompasnasional l Usai nyaris tiga minggu membuka roadmap hidup berdampingan dengan COVID-19, Singapura kembali menerapkan ‘lockdown’ sebagian wilayah selama sebulan.

Kasus COVID-19 kembali meningkat, tertinggi sejak 11 bulan lalu yaitu 195 kasus harian Corona per Selasa (20/7/2021).
Di hari yang sama, pemerintah Singapura mengatakan kembali memperketat pembatasan COVID-19 karena kasus terus meningkat. Termasuk melarang kegiatan makan di restaurant, membatasi jumlah maksimum orang yang diizinkan berkumpul dari sebelumnya maksimal 5 orang, kini menjadi 2 orang.

Banyak klaster COVID-19 di Singapura yang bekalangan melonjak di beberapa pekan terakhir. Di antaranya klaster karaoke, klaster COVID-19 di pasar basah dan pusat makanan jajanan. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan para pejabat.

Baca Juga  Korea Utara Diduga Terkait dengan Peretasan Mata Uang Virtual

Sementara data Kementerian Kesehatan Singapura pekan lalu mencatat 480 kasus COVID-19 komunitas, melonjak dari catatan 19 kasus yang dilaporkan dalam tujuh hari sebelumnya. Menaiknya angka kasus COVID-19 menunjukkan angka penularan di masyarakat meningkat tajam.

“Ini sangat memprihatinkan, karena dapat mempengaruhi banyak orang di komunitas kami di seluruh pulau,” kata Kementerian Kesehatan Singapura dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNBC.

“Ketika kami terus melakukan pengujian ekstensif untuk individu yang terpapar risiko infeksi, kami dapat memperkirakan jumlah kasus meningkat dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

Baca Juga  Tolak Penumpang Buta, Uber Dituntut Bayar Rp 15,95 Miliar

Antara 12 Juli dan 18 Juli, ada rata-rata 46 kasus komunitas yang terdeteksi per hari, jumlah kasus tertinggi yang terdeteksi sejak April 2020, berdasarkan data kementerian kesehatan Selasa.

Pembatasan terbaru akan berlaku mulai Kamis, 22 Juli hingga 18 Agustus. Aturan tersebut berada di bawah situasi Fase II (peringatan tertinggi).

“Pesan umum untuk semua orang di bawah Fase 2 (Peringatan Tinggi) adalah tetap di rumah, minimalkan gerakan dan interaksi sosial Anda sebanyak mungkin,” kata Wong, yang juga Menteri Keuangan.(DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Putin, Kaisar Era Baru Rusia

Berita

Maskapai Air India Terbang ke Israel Melalui Arab Saudi untuk Pertama Kalinya

Berita

Viral Video Power Bank Terbakar di Pesawat

Internasional

Dampak Krisis Ekonomi, Tingkat Pencurian di Rusia Semakin Tinggi

Arsip

Pria Ini Sulap Bangkai Mobil Jadi Barang Mewah Senilai Rp 96,9 Juta

Arsip

Takut Ditembak Mati Terkait Narkoba, Puluhan Pejabat Filipina Serahkan Diri

Berita

Bangkai Paus Bungkuk Ditemukan di Tengah Hutan Amazon, Brasil
Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan-kompasnasional

Arsip

Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan