Home / Berita / Internasional

Selasa, 26 Februari 2019 - 13:11 WIB

Bangkai Paus Bungkuk Ditemukan di Tengah Hutan Amazon, Brasil

Seekor Paus Bungkuk terdampar di tengah hutan Amazon, Brazil Foto: istimewa

Seekor Paus Bungkuk terdampar di tengah hutan Amazon, Brazil Foto: istimewa

Viewer: 695
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 10 Detik
KOMPASNASIONAL.COM-Seekor ikan Paus Bungkuk ditemukan terdampar dalam keadaan mati di tengah hutan Amazon, Brasil, Minggu (24/2). Sejumlah ilmuan dikagetkan dengan penemuan bangkai ikan paus tersebut.
Dilansir Mirror, para ilmuwan meyakini paus itu mati di laut dan kemungkinan besar berada di hutan Amazon karena tersapu gelombang pasang.
Ilmuwan dari Departemen Kesehatan, Sanitasi, dan Lingkungan Brasil, Dirlene Silva, mengatakan, penemuan paus bungkuk itu pun karena burung pemakan bangkai.
“Burung nasar terlihat berputar-putar di atas bangkai yang ditemukan tersembunyi di semak-semak agak jauh dari laut,” ujar Silva.
Sementara itu, ahli biologi dari Bicho D’Aagua Institute telah menuju ke lokasi untuk mengumpulkan sampel forensik agar penyebab kematian dapat diketahui secara pasti.
Mereka percaya hewan besar itu sudah mati ketika dibawa oleh gelombang besar.
Adapun dugaan serupa juga dikatakan Renata Emin yang merupakan spesialis kelautan di Brasil.
“Kami masih tidak yakin bagaimana itu mendarat di sini, tapi kami menduga makhluk itu mengambang dekat ke pantai yang pasang selama beberapa tahun terakhir,” kata Emin.
“Kami bingung tentang apa yang dilakukan paus bungkuk di pantai utara Brasil selama Februari karena ini adalah kejadian yang sangat tidak biasa.” lanjut Emin terheran-heran.
Sedangkan menurut ahli, paus bungkuk biasanya terlihat di pantai timur laut Bahia antara Agustus hingga November untuk berkembang biak sebelum bermigrasi ke Antartika.
“Kami percaya paus ini mungkin telah bepergian dengan induknya dan mungkin tersesat atau terpisah selama siklus migrasi antara kedua benua.”Para peneliti juga mengatakan, karena tidak ada alasan yang jelas mengapa itu meninggal, hanya otopsi yang akan menentukan penyebab kematian.
Sedangkan Emin yang juga memimpin investigasi kematian paus itu menyatakan “Kami mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa kami dapatkan dan mengidentifikasi tanda dan luka di tubuhnya untuk melihat apakah ia tertangkap di jaring atau tertabrak perahu.” jelas Emin.
Para ilmuwan juga berencana untuk membedah bangkai paus itu, mengumpulkan sampel parasit, dan bukti dari otot yang akan dikirim ke laboratorium untuk menganalisis penyebab kematian.
Untuk mengetahui penyebab kematian itu setidaknya membutuhkan waktu hingga sepuluh hari.
Ahli biologi berkata: “Paus bungkuk biasanya tidak melakukan perjalanan ke utara. Kami memiliki catatan satu yang muncul di daerah itu tiga tahun lalu, tetapi jarang terjadi.
“Kami percaya ini adalah anak paus yang mungkin telah bepergian dengan induknya dan mungkin tersesat atau terpisah selama siklus migrasi antara kedua benua.”
Para peneliti mengatakan karena tidak ada alasan yang jelas mengapa paus itu meninggal, hanya otopsi yang akan menentukan penyebab kematian.
Emin menambahkan: “Bergantung pada kondisi dekomposisi, beberapa informasi mungkin sudah hilang.
“Kami mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang bisa kami dapatkan dan mengidentifikasi tanda dan luka di tubuhnya untuk melihat apakah ia tertangkap di jaring atau tertabrak perahu.”(Kumparan/AW)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Bina Sikap Mental Dan Mandiri, Siswa SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar Gelar Aksi Long March Siantar - Tigaras

Share :

Baca Juga

Ket/Fot: Tengah baju kuning Vice President Lions Club Golden Estate Lion Tan A Lie dan Lion Agustina, didampingi Bupati Asahan Surya, B.Sc, Kepala dinas Kesbang Sorimuda Siregar, Bapak kepala dinas dinkes dr aris, Camat kisaran Barat Agus jaka ginting dan Sekretaris PKK Nora.

Asahan

Bupati Asahan Berterima Kasih atas kepedulian Lions Club Golden Estate dalam kesehatan warga Kisaran

Berita

Aspers Kasdam XII/Tpr Pimpin Upacara Tradisi Penerimaan Warga Baru 

Berita

Rekap KPU kemenangan Irsan – Arwin 43 ribu suara lebih

Arsip

Wabup Berharap Program CSR Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat

Berita

Rizieq Shihab Tak Hadiri Sidang Perdana Gugatan Praperadilan di PN Jakarta Selatan

Berita

TPID Kalbar Meraih Peringkat Terbaik 2020 Wilayah Kalimantan Dari Presiden

Berita

Pemko Siantar Sosialisasi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik bagi Pimpinan OPD

Berita

*Kembali Berhasil Turunkan Milisi, Kodam XII/Tpr Apresiasi Satgas Konga XXXIX-C Monusco Kongo*