Home / Internasional

Kamis, 18 Februari 2021 - 14:56 WIB

Dampak Krisis Ekonomi, Tingkat Pencurian di Rusia Semakin Tinggi

Viewer: 392
0 0
Terakhir Dibaca:49 Detik

Kompasnasional l Krisis ekonomi sangat berpengaruh dalam tingkat kesenjangan masayarakat suatu negara. Hal ini terjadi di Rusia, terbukti angka pengutilan atau pencurian di toko meningkat.

Nilai barang yang dicuri tahun lalu di Rusia mencapai 930 juta ruble atau lebih dari Rp 214 miliar. Angka pengutilan yang meningkat terjadi seiring krisis ekonomi yang mendera Rusia akibat sanksi Barat terkait konflik Ukraina serta anjloknya harga minyak.

Baca Juga  Polisi Ungkap yang Terjadi dengan Tewasnya Pramugari Cantik di Kamar Hotel

Nilai ruble Rusia terpuruk 40 persen terhadap dollar dan 34 persen terhadap euro tahun lalu. Inflasi di Negara Beruang Merah juga meningkat 11,4 persen.

Diberitakan The Independent, Ahad (26/7), jumlah ini meningkat 44 persen dari nilai pengutilan tahun 2013 yaitu 648 juta ruble. Akibatnya, pendapatan negara turun 3,1 persen dalam kuartal pertama 2015.

Baca Juga  Kontras Banget Sama Era Trump, Rakyat China Kini Malah Rayakan Kemenangan Biden

Di antara yang paling sering dicuri adalah minuman alkohol, caviar dan makanan dan barang lainnya seperti cokelat dan alat cukur.

Kantor Pajak Federal mengungkapkan bahwa pengutilan paling banyak terjadi di ibukota Moskow yang jumlahnya lebih dari setengah kasus pencurian toko pada 2014. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Irak Gantung 21 Terpidana Teroris dan Pembunuh

Berita

Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi, Tewas dalam Kecelakaan di Riyadh
Foto Ilustrasi

Berita

Makin Panas! Korut Tembakkan Lagi 80 Peluru Artileri

Internasional

Kontras Banget Sama Era Trump, Rakyat China Kini Malah Rayakan Kemenangan Biden

Berita

Terima Kunjungan PM Malaysia, Presiden Jokowi Berterima Kasih pada Malaysia atas Bantuan Pascabencana dan Tsunami di Sulteng

Berita

Erdogan temui Paus Fransiskus di tengah gelombang unjuk rasa

Internasional

Pemberantasan Korupsi Di Arab Saudi

Internasional

Gempa 7 Skala Richter di Turki dan Yunani, 24 Orang Tewas