Home / Nasional

Minggu, 18 Juli 2021 - 21:52 WIB

Pengakuan Guru Besar FKUI soal Nakes Pada Luhut: Kami Minta Tolong Pak

Viewer: 435
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kompasnasional l Guru Besar FKUI Prof. Siti Setiati meminta pemerintah memberikan perhatian kepada tenaga kesehatan (nakes) yang saat ini tengah berjuang menangani pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan pada rapat penanganan pandemi Covid-19 dan penerapan kebijakan PPKM Darurat pada hari Kamis (15/7).

“Kami minta tolong pak untuk suntikan ke-3 bagi para nakes, tolong segera diluncurkan, karena sudah banyak nakes mulai kelelahan,” ujar Prof Siti seperti dikutip dari laman resmi maritim.go.id, Sabtu (17/7).

Prof. Siti mengatakan nakes juga membutuhkan ketersediaan alat pelindung diri (APD) yang mumpuni.

“Nakes juga membutuhkan tempat perawatan jika terpapar Covid-19,” kata dia.

Sementara itu, Prof Soedjatmiko mengatakan upaya pencegahan Covid-19 dapat dilakukan di hulu.

Baca Juga  Hari Istimewa Mayjen TNI Dudung dan Kodam Jaya Segera Tiba

Hal utama yang perlu dihindari adalah kerumunan masyarakat.

Menurut dia, saat ini dinilai masih banyak masyarakat yang berkumpul dengan orang yang tidak satu rumah.

“Saat ini telah banyak penularan yang terjadi karena klaster keluarga, oleh karena itu kita harus dapat menghindari berkumpul lebih dari 5-6 orang, kita harus bisa memperketat usaha di hulu agar usaha kita di hilir seperti pengurangan moblitas dan vaksinasi juga efektif,” tuturnya.

Menko Luhut menyampaikan pemerintah akan memberikan perhatian pada nakes.

Menurut dia, dokter dan perawat akan diberikan insentif yang baik dari penyediaan fasilitas istirahat yang layak, jaminan BPJS kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, serta alokasi biaya komunikasi.

Selain itu, Luhut menyampaikan bahwa upaya patroli tengah dilakukan. Pemerintah pusat bekerja sama dengan pemerintah daerah, bersama TNI dan Polri untuk melihat dan masuk ke unsur-unsur masyarakat agar dapat melakukan penertiban.

Baca Juga  Rupiah Melemah ke Rp 13.214 per USD

“Memang yang kami butuhkan adalah kesadaran diri masing-masing dan juga perubahan perilaku di masyarakat untuk sadar situasi Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Eks Menko Polhukam itu menilai sejauh ini masih harus terus bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, saling mengingatkan untuk menekan kasus Covid-19.

“Saya berterima kasih kepada seluruh Guru Besar FKUI yang menyempatkan waktunya untuk berdiskusi dan memberikan masukan serta dukungan dalam penyelesaian pandemi ini. Saya harap dengan kerja sama kita, pandemi ini dapat tertangani dengan baik,” tegas Luhut. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Bupati Imbau Penegak Hukum Tangkap Pelaku Pungli Catut Nama Bupati

Berita

Diperkuat Sinergi dengan TKMKB, Program JKN-KIS BPJS Kesehatan Semakin Managed Care

Nasional

Pasukan Kostrad, Marinir, dan Tontaikam Ikut Buru Kelompok Ali Kalora

Arsip

Jadwal Olimpiade 2016 Malam Ini, Penentuan Nasib Hendra dan Ahsan
Foto:Ket//Relawan Fangsusi Sedang membagikan Sembako dan masker kepada warga yang kurang mampu

Asahan

Dampak Covid-19, Banyak Relawan Asahan Bergerak membantu Lions Club Golden Estate, Sitara Foundantion, Gamki Asahan Bagikan Sembako Bagi Masyarakat Tak Mampu

Arsip

Balik Menyerang, Tentara Filipina Bunuh 13 Anggota Abu Sayyaf

Berita

SBSI 1992 Mengusulkan Selain Mendapat Mendapat bantuan Kartu Prakerja Dari Pemerintah Juga Mendesak Pemerintah Supaya Melonggarkan Pencairan Dana JHT

Berita

Polri: Tak Ada Denda Bagi Warga Telat Urus SIM Saat Layanan Ditutup Imbas Corona