Viewer: 705
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:32 WIB

Soal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar MasyarakatSoal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar Masyarakat

Viewer: 706
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri harus mendengar masukan dari masyarakat dalam mengungkap kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Chandra. Apalagi kasus ini melibatkan dua anak buahnya, Irjen Polisi Napoleon Bona Parte dan Brigjen Polisi Prasetyo.

Menurutnya, Polri sangat serius mengungkap skandal gratifikasi tersebut. Hal itgu untuk menunjukkan ke publik bahwa marwah hukum masih ada dan harus ditegakkan di Indonesia.

Dalam penegakan hukum, katanya, Polri harus peka dan memperhatikan rasa keadilan masyarakat.

“Ini juga menjadi hal penting, sehingga rasa keadilan masyarakat tidak terkoyak,” katanya.

Baca Juga  Ini Hasil Tes Urine Putra Jeremy Thomas di Sebuah Rumah Sakit Swasta

Ia mengakui, penegakan hukum terkadang dirasakan kurang adil dan masih banyak hal yang harus diperbaiki.

“Marwah institusi harus terus menerus kita perbaiki dan kita jaga. Polri juga harus mampu mengawal dan selalu berada di depan dalam menyuksekan program-program pemerintah,” katanya.

“Apalagi, dalam situasi saat ini, pemerintah sedang bekerja keras untuk menangani dampak covid dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Listyo mengungkapkan, sesuai paradigma baru, Polri harus benar-benar menginternalisasi dan mengejawantahkan nilai-nilai Tri Brata dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kepolisian.

Baca Juga  500an massa menghadiri Pelantikan DPW DJM 1 Kali Lagi di Bali

Karena, menurutnya, masyarakat saat ini sudah sangat kritis. Sedangkan Polri sudah menjadi lembaga publik yang sangat terbuka.

“Gampang dilihat orang, oleh karena itu, transparansi dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas menjadi penting untuk menjaga kepecayaan publik,” ujar Listyo.

Karenanya, Polri harus mau menjadi pendengar yang baik dan menjadi pelayan masyarakat.

“Dengan mau mendengar, Polri pasti akan mudah menyerap masukan-masukan dari masyarakat, sehingga kita bisa mengetahui apa yg diharapkan masyarakat dari Polri,” tuturnya.(GM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Karir Mario Teguh Tamat, Tiap Ucapkan Kata Bijak, Publik Malah Minta Klarifikasi Anak

Berita

Kakanwil Kemenkumham Sumut Anjurkan Kasus Lapas Diberitakan

Berita

Sebanyak 12 Kg Ganja Asal Aceh Berhasil diamanka BNNP Jatim

Nasional

Pemerintah Putuskan Tahun Ini Kembali Tidak Berangkatkan Haji

Arsip

Tembakau Sumatera Masih Jadi Primadona Penggemar Cerutu di Eropa
Foto isi kontainer yang di tangkap

Berita

Polisi Amankan 2 Kontainer Pakaian Bekas Impor Senilai Rp 1 M di Batam

Arsip

Puluhan Mahasiswa Asing Pelajari Budaya Solo

Berita

Peringati May Day, Ribuan Buruh dari Bekasi Akan ke Istana dan DPR