Viewer: 669
0 0

Home / Nasional

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:32 WIB

Soal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar MasyarakatSoal Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Ini Marwah Hukum, Polri Harus Dengar Masyarakat

Viewer: 670
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri harus mendengar masukan dari masyarakat dalam mengungkap kasus dugaan suap penghapusan red notice Djoko Chandra. Apalagi kasus ini melibatkan dua anak buahnya, Irjen Polisi Napoleon Bona Parte dan Brigjen Polisi Prasetyo.

Menurutnya, Polri sangat serius mengungkap skandal gratifikasi tersebut. Hal itgu untuk menunjukkan ke publik bahwa marwah hukum masih ada dan harus ditegakkan di Indonesia.

Dalam penegakan hukum, katanya, Polri harus peka dan memperhatikan rasa keadilan masyarakat.

“Ini juga menjadi hal penting, sehingga rasa keadilan masyarakat tidak terkoyak,” katanya.

Baca Juga  Perintah Jenderal Andika Perkasa kepada Seluruh Prajurit TNI AD

Ia mengakui, penegakan hukum terkadang dirasakan kurang adil dan masih banyak hal yang harus diperbaiki.

“Marwah institusi harus terus menerus kita perbaiki dan kita jaga. Polri juga harus mampu mengawal dan selalu berada di depan dalam menyuksekan program-program pemerintah,” katanya.

“Apalagi, dalam situasi saat ini, pemerintah sedang bekerja keras untuk menangani dampak covid dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Listyo mengungkapkan, sesuai paradigma baru, Polri harus benar-benar menginternalisasi dan mengejawantahkan nilai-nilai Tri Brata dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Kepolisian.

Baca Juga  MUI Keluarkan Taklimat Soal Bentrok Polisi FPI

Karena, menurutnya, masyarakat saat ini sudah sangat kritis. Sedangkan Polri sudah menjadi lembaga publik yang sangat terbuka.

“Gampang dilihat orang, oleh karena itu, transparansi dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas menjadi penting untuk menjaga kepecayaan publik,” ujar Listyo.

Karenanya, Polri harus mau menjadi pendengar yang baik dan menjadi pelayan masyarakat.

“Dengan mau mendengar, Polri pasti akan mudah menyerap masukan-masukan dari masyarakat, sehingga kita bisa mengetahui apa yg diharapkan masyarakat dari Polri,” tuturnya.(GM/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Terlalu Agresif di Medsos, Farhat Abbas Dilaporkan ke Polisi

Berita

Pasca Penggeledahan Rumah Dinas Zola,Pemerintahan Berjalan Normal

Arsip

KPHI: Penetapan Biaya Haji 2017 Harus Dipercepat

Berita

PTUN Putuskan Gugatan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019

Berita

KPK Minta Wali Kota Blitar dan Bupati Tulungagung Menyerahkan Diri

Berita

LMA Papua deklarasi dukung jokowi

Berita

Racun Kalajengking yang Disebut Bernilai Miliaran oleh Jokowi

Nasional

Bos Gangster Bilal Hamze Tewas Diberondong Peluru di CBD Sydney