Home / Ekonomi

Rabu, 26 Mei 2021 - 17:06 WIB

Giant Tumbang, Asosiasi UMKM Minta Indomaret Cs Dibatasi

Viewer: 496
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 10 Detik

Kompasnasional l Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Muhammad Ikhsan mengingatkan dengan tumbangnya ritel modern seperti Giant, maka pemerintah pusat dan daerah harus fokus mengeluarkan kebijakan mendukung warung-warung level UMKM.

Menurutnya kebijakan yang tepat bisa mencontoh Pemda Sumatera Barat yang tidak mengizinkan berkembangnya jaringan ritel minimarket modern. Ini membuat pelaku warung rumahan bisa hidup dengan keragaman merek masing-masing. Menurutnya ini justru jadi keunikan daerah tersebut.

“Kami dari asosiasi mengharapkan perkembangan minimarket ditahan. Pemerintah harusnya memacu pertumbuhan warung pribadi seperti di Sumatera Barat,” katanya.

Baca Juga  Ada Wacana Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Kebijakan sederhana bisa dilakukan seperti membatasi jarak toko minimarket modern. Atau hanya dibolehkan sebatas di jalan raya saja dibandingkan masuk ke area perumahan atau komplek.

Di komplek saya tinggal warung rumahan hidup karena minimarket modern harus di luar komplek. Ini contoh sederhana,” tambahnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan berharap penutupan tersebut tidak merambat dan memengaruhi sektor-sektor lainnya, terutama yang berkaitan dengan penyaluran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Baca Juga  Ahok Usul Sylvi Praperadilan Jika Curiga Kasus Dana Hibah Politis

Namun Ikhsan membantah penilaian tersebut. Menurutnya UMKM tidak diuntungkan secara signifikan ke jaringan ritel modern khususnya hypermarket. Karena konsep konsinyasi titip dengan durasi berbulan-bulan sehingga tidak mungkin ini disanggupi cashflow level UMKM. “Tidak ada keuntungan signifikan bagi UMKM dari Giant dan ritel modern lainnya. Sistem titip selama 3 bulan pasti memberatkan UMKM. Tidak ada cashflow UMKM yang sanggup. Karena itu warung pribadi dan pasar tradisional masih menjadi andalan UMKM,” tegasnya.
(OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Rancangan Perda Larangan Penggusuran Rumah Penduduk tanpa Penyediaan Rumah Pengganti

Arsip

Maret 2016, Nilai Impor Indonesia Tembus USD 11,29 Miliar
foto uang palsu yang beredar

Berita

Uang Palsu dari Jakarta Diedarkan di Tapteng, 2 Pelaku Ditangkap

Arsip

Warga Miskin Namun Terkena Penyesuaian Tarif Listrik Diminta Lapor

Berita

Banjir Jakarta Bikin Perputaran Uang Rp 57 M per Hari di Pusat Bisnis Terhenti

Arsip

Nilai tukar Rupiah dipatok Rp 13.500 per USD di 2018

Arsip

PLN siap pasok listrik ke Kawasan Ekonomi khusus Bitung

Berita

Untuk Hunian DP Nol Rupiah, Anies Baswedan: Ini Harga Tipe 21