Home / Nasional

Jumat, 19 Maret 2021 - 14:59 WIB

Pakar Sarankan Kebijakan Mudik Lebaran Sebaiknya Diserahkan ke Pemerintah Daerah

Viewer: 373
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 5 Detik

Kompasnasional l Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menyayangkan pernyataan pemerintah yang tidak melarang mudik Lebaran 2021 ini. Kata dia, seharusnya pemerintah tidak perlu mengeluarkan pertanyaan tersebut tetapi menyerahkan kebijakan mudik Lebaran kepada masing-masing pemerintah daerah (pemda).

Menurut Hermawan, dengan memberi kewenangan pada Pemda, karena terjadi mudik ini tentu ada daerah sumber mudik dan ada daerah tujuan mudik. Oleh karena itu, pemda yang akan menerapkan skenario kebijakan sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Baca Juga  ri Sultan Hamengkubuwono X Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi

“Tetapi kalau sampai pemerintah pusat memperbolehkan, ini sebenarnya langkah mundur dalam penanganan Covid-19 karena semua data adanya mobilitas, hiburan, pariwisata atau apapun yang berkaitan dengan transportasi membawa kenaikan kasus secara signifikan,” kata Hermawan kepada Wartawan.

Selanjutnya, ia juga mengatakan, kewenangan kembali ke daerah ini, agar pemerintah pusat dan masyarakat bisa menilai kebijakan masing-masing daerah untuk pengendalian Covid-19 ini.

Selain itu, Hermawan juga menegaskan, seharusnya ada perspektif berbeda antara Kementerian Kesehatan (Kemkes) dengan Kementerian Perhubungan (Kemhub) untuk kebijakan mudik Lebaran 2021. Dalam hal ini, apabila Kemhub mengizinkan mudik, seharusnya Kemkes membuat keputusan berbeda dan Kemenhub harus mengikuti keputusan Kemkes untuk pengendalian pandemi di Tanah Air.

Baca Juga  Bos First Travel Jalani Sidang Perdana Hari Ini

“Ini adalah konteks kebijakan yang harus diperkuat adalah upaya untuk membatasi mobilitas masyarakat saat lebaran bukan mengizinkan mobilitas. Lebih baik kalau mau ada relaksasi enggak usah ada statement,” kecam Hermawan. (BS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Proyek Drainase Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Berita

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Arsip

Ada Wacana Pembatasan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Arsip

DPRD Keluarkan Rekomendasi Usut Pelanggaran PMKS PT GSL

Nasional

Update Corona di RI 22 Mei: Masih Ada 47.150 ODP dan 11.028 PDP

Arsip

PT Garam bangun dua pabrik di Gresik dan Sumenep dengan total biaya Rp 77 miliar

Berita

Persaudaraan Alumni (PA) 212 Gelar Aksi Unjuk Rasa di kantor Kemendagri dan Bareskrim Polri

Arsip

Bangun Jalan Pantai Selatan, Pemerintah Utang Rp 3 Triliun ke IDB