Home / Berita / Nasional

Senin, 19 Februari 2018 - 21:50 WIB

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Viewer: 605
0 0
Terakhir Dibaca:40 Detik

Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi.

Baca Juga  Ini Dia Hubungan Partai Garuda dengan Gerindra

Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok di Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan, pada Minggu, 18 Februari 2018. Tetapi Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah bahwa OTK itu menyerang Kiak Hakam. Setelah diselidiki, OTK itu ialah NT (23 tahun) bin S, warga Cirebon, Jawa Barat.

NT diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak kecil. Dia sudah meninggalkan rumah orang tuanya di Cirebon sejak empat tahun lalu. “Yang bersangkutan tidak menyerang, tapi melawan saat akan dipindahkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, pada Senin, 19 Februari 2018.

Baca Juga  Setelah Sepuluh Hari Pencarian, Akhirnya Mayat Petani di Samosir Ditemukan 
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Idealnya Sosok Kabareskrim Polri

Berita

DPRD Nias Selatan Gelar Paripurna Istimewa Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias Selatan Terpilih

Berita

Wali Kota Pontianak : SEPOK Memberikan Manfaat Untuk Kehidupan Sosial Dan Budaya

Berita

Satu Desa di Halsel Lakukan Malpraktek Pencairan Dana Desa, 1 Miliar Ludes

Arsip

Ini jurus pemerintah tingkatkan kualitas tenaga kerja di sektor kemaritiman

Berita

Advokat Pembela Jessica Wongso Laporkan Hakim Binsar Gultom ke Bawas MA

Berita

Polres Samosir Gelar Donor Darah, Kumpulkan 164 Kantong

Berita

SN-PMB PTN Ubah Sistem penilaian SBMPTN