Home / Opini

Sabtu, 30 Januari 2021 - 15:30 WIB

Abu Janda, Fenomena Influencer Banyak Aksi Kurang Referensi

Viewer: 398
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional l Anggota DPR yang juga pegiat media sosial, Dedi Mulyadi menyebut bahwa fenomena Abu Janda adalah salah satu masalah intelektualitas influencer. Dedi menilai, Abu Janda termasuk pesohor yang banyak aksi, namun minim referensi.

Abu Janda adalah problem minimnya gagasan kaum influencer. Banyak aksi kurang isi. Banyak aksi kurang referensi,” kata Dedi dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/1/2020).

Lebih jauh Dedi menjelaskan, Abu Janda selalu muncul dengan pakaian tradisional Jawa. Namun, cara bicara dan tindak tanduknya tidak mewakili budaya Jawa.

Baca Juga  Natalius Pigai Diskakmat Balik Wamenkumhan, Langsung Menciut!

“Saya malah bertanya, sebenarnya dia ini mewakili siapa? Kalau mewakili kaum tradisi, tradisi mana yang dia kembangkan? Kalau mewakili kaum nahdliyin, dia nyantri di mana dan kitab apa yang dia sukai? Kalau bicara tentang pluralisme, nasionalisme maka dilarang untuk bersikap rasialisme,” kata Dedi.

Dedi mengatakan, negeri ini membutuhkan orang-orang yang memiliki karya nyata dan sikap keteladanan yang memadai. Hanya dengan kedua sifat itulah, kata Dedi, masyarakat bisa membangun Indonesia yang majemuk ini secara baik.

Baca Juga  Kemendikbud di Bawah Nadiem Makarim Dianggap Jadi Kementerian Paradoks

Menurutnya, berbagai tindakan yang membuka ruang perdebatan tanpa dasar hanya akan melahirkan konflik yang tak berkesudahan. “Saatnya menata negeri ini dengan baik. Demokrasi harus diisi oleh orang-orang cerdas,” katanya.

Dedi mengatakan, demokrasi hanya akan diisi oleh orang-orang cerdas dan objektif, tanpa membabi-buta berbicara kepada sebuah kelompok pemikiran yang berbeda. “Kalau kaum pluralis membabi buta pada kelompok yang dianggap berbeda, apa bedanya dengan kaum fundamentalis?” kata Dedi. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Imam Besar Al-Azhar Minta Muslimah Wajib Nikahi Pria Muslim

Arsip

Jakarta Tenggelam 2030, Ini yang Dilakukan Jokowi

Berita

Polemik Terkait Partai Allah dan Partai Setan

Opini

Refly: Fadli Zon Ibarat Alien, Partainya ke Pemerintah tapi Rajin Kritik

Opini

Indonesia Public Institute: Pembubaran FPI Terlambat
Benarkah Listrik Langsung Diputus Bila Tidak Bayar Akhir Bulan?-KompasNasional

Arsip

Benarkah Listrik Langsung Diputus Bila Tidak Bayar Akhir Bulan?
Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas Adalah Teuku Markam Asal Aceh -Detikasia

Arsip

Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas Adalah Teuku Markam Asal Aceh

Opini

Ustaz Abdul Somad: Kredit Mobil dan Motor Enggak Haram