Viewer: 809
0 0

Home / Reviews

Senin, 23 November 2020 - 12:35 WIB

Pangdam Jaya: Yang Kritik TNI Turunkan Baliho HRS Tak Tahu Ceritanya

Viewer: 810
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Kompasnasional l Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman merespons kritik atas keikutsertaan TNI menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab (HRS). Dudung menyebut pihak yang mengkritik TNI tidak mengetahui bagaimana cerita penurunan baliho yang sebenarnya.
“Kritikan itu paling sedikit yang dukung banyak. Dukungnya lebih banyak yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya ceritanya bagaimana penurunan baliho. Penurunan baliho itu sudah 2 bulan yang lalu dilakukan Pol PP, polisi, dan TNI bersama-sama kita lakukan,” kata Dudung di Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Menurut Dudung, FPI malah meminta Satpol PP DKI memasang kembali baliho Rizieq yang sudah diturunkan. Dia heran FPI bisa berperilaku demikian.

Baca Juga  Jabat Erat Prabowo dan Doa dari Anies Baswedan

“Kemudian karena turunkannya Pol PP kemudian dihadang oleh FPI, kemudian didemo suruh pasang lagi. Lah emang dia siapa. Dia ini siapa, organisasi apa? Kok pemerintah yang jelas-jelas Pol PP kok ya, pemerintah itu jelas organisasinya ya, strukturnya sudah jelas, kok bisa takut mereka. Mereka (FPI) itu siapa?” ungkap Dudung.

Lebih lanjut, Dudung menegaskan tidak boleh ada organisasi yang bisa bertindak semaunya. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988 itu menekankan bahwa ada aturan hukum negara yang harus dipatuhi setiap elemen masyarakat.

Baca Juga  Putus Cinta, Anak Simalingkar Bunuh Diri di Rel, Kepala dan Tangan Putus

“Saya tidak ingin ada keresahan-keresahan dengan membuat aturan-aturan yang menurut dianya sendiri. Ini negara hukum, harus ada ketetapan hukum yang benar,” tegasnya.

Seperti diketahui, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman telah mengonfirmasi bahwa dia yang memerintahkan penurunan baliho berwajah Rizieq, salah satunya seperti yang viral di media sosial. Keikutsertaan TNI menurunkan baliho Rizieq mendapat sejumlah kritik, di antaranya dari duo pimpinan Komisi I DPR RI, Bambang Kristiyono dan Abdul Kharis Almasyhari. (D/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ternyata Urus SIM di Medan Ribet dan Termahal di Indonesia!!!

Arsip

Dianggap Pro Kubu Mirna, Hakim Sidang Jessica Dilaporkan ke KY

Berita

Anak Usaha PGN Operasikan Pembangkit Listrik di Tanjung Balai Karimun

Berita

BMKG Hibahkan 9 Unit Sirene Tsunami pada Pemprov Bali

Berita

Tiga Pimpinan Baru MPR Dilantik Siang Ini

Berita

Jokowi Pimpin Upacara HUT TNI ke-73 di Mabes Cilangkap

Berita

Sejumlah Elite Partai Gerindra Sembangi Rumah SBY

Arsip

7 Siswa SD Yang Ditusuk di NTT Alami Trauma Berat