Viewer: 690
0 0

Home / Opini

Selasa, 1 September 2020 - 13:34 WIB

Pimpinan DPR: Tidak Ada Manfaat Perdebatkan ‘Anjay’

Viewer: 691
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 6 Detik

Kompasnasional | Surat edararan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengenai pelaranggan penggunaan kata ‘Anjay’ ditanggapi oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Menurutnya istilah penggunaan kata ‘Anjay’ sebaiknya jangan diperdebatkan karena tidak ada manfaatnya sama sekali.

“Saya pikir masalah ‘anjay’ ini lebih baik jangan menjadi perdebatan yang menjurus tidak sehat karena apapun itu tidak ada manfaatnya, kemudian menjadi perdebatan-perdebatan yang kita anggap tidak perlu,” ujar Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Baca Juga  Cuma Bisa Bikin Polemik, Nadiem Makarim Patut Dicopot, Gak Sulit Cari Penggantinya

Politisi Partai Gerindra ini menilai surat edaran dari Komnas PA tentang penggunaan kata “anjay” itu masih harus dikaji lebih dalam.

“Jadi sebaiknya memang hal seperti ini, kita kemudian harus kaji secara mendalam dan tidak perlu diperdebatkan di publik,” kata dia.

Terkait pernyataan Komnas PA yang beranggapan kata ‘anjay’ adalah salah satu bentuk kekerasan atau bullying.

Dasco kembali menegaskan bahwa kata ‘anjay’ ini harus dikaji secara mendalam karena istilah tersebut multi tafsir.

Baca Juga  CEK FAKTA: Dibilang Anti Islam, Manakah Lirik Lagu Balonku yang Benar?.

“Justru itu, ini multi tafsir. Hukum secara kasuistik bukan pidana umum jadi memang ini harus dikaji sama-sama. Di Indonesia ini kan banyak pakar hukum, mari kita kaji,” tambahnya.

Dalam hal ini, Dasco berpendapat alangkah baiknya apabila semua pihak fokus kepada hal-hal yang berkaitan dengan pandemi Covid-19.

“Lebih baik kita memikirkan bagaimana kemudian sama-sama menjalankan protokol covid, mengatasi corona dan pergerakan ekonomi di Indonesia,” tukasnya(JN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Komentari Ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain, Abu Janda: Setan Kau Ya

Opini

Ajak Boikot Indomaret, Neno Warisman ‘Diserang’ Inul Daratista, Krisna Mukti: Otaknya Kejedot Kampret

Arsip

Kalau Jadi Gubernur DKI, Lulung Akan Fokus Urus Lingkungan

Opini

DPR Sebut UU MLA Potensi Tarik Rp 10 Ribu Triliun dari Swiss

Opini

Ombdusman RI Nilai Pengunggah Humor Polisi Jujur Diperlakukan Mengarah ke Arah Intimidasi

Opini

Kompolnas Sesalkan Polisi Salah Gerebek Kolonel TNI: Arogan !

Opini

Sebut Fadli Zon Sudah Off Side dalam Mengkritik , Peter Gontha: Percuma IQ 130

Opini

Indonesia Public Institute: Pembubaran FPI Terlambat