Viewer: 2266
1 0

Home / Daerah / Headline News

Senin, 31 Agustus 2020 - 11:43 WIB

Tuntut Hak Tanah Ulayat di kembalikan, Masyarakat Adat Gunung Sahilan Blokade Kenderaan Perusahaan PT. RAPP dan Grupnya

Viewer: 2267
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 34 Detik

Kampar, Kompas Nasional – Masyarakat adat Desa Gunung Sahilan Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar Melakukan Aksi Demonstrasi menuntut Perusahaan PT. RAPP dan Grupnya untuk kembalikan tanah Ulayat Kenegerian Gunung Sahilan

 

Massa Aksi Blokade Kenderaan Perusahaan

Terpantau di lapangan Masyarakat  melakukan blokade kendaraan perusahan PT. RAPP dan Grupnya. Masyarakat juga membentangkan sepanduk di jalan dengan tulisan ” Kami masyarakat adat kenegerian gunung sahilan. Memohon kepada pemerintah agar jangan memberikan izin baru penggunaan lahan kepada perusahaan di tanah ulayat kenegerian gunung sahilan “

 

 

 

Korlap Aksi Khairul saat dikonfirmasi menyampaikan, kita melaksanakan Aksi ini untuk memperjuangkan Hak – hak masyarakat adat Gunung Sahilan dan meminta keadilan kepada pemimpin negeri ini, Kembalikan Hak Tanah Ulayat Kenegerian Gunung Sahilan, kita juga meminta dan berharap kepada Bapak presiden Joko Widodo dan Pemerintah Daerah agar realisasikan peraturan

Baca Juga  Pasangan JR-Ance Yakin Bawaslu Sumut Menangkan Sengketa Pilkada

 

“Sesuai peraturan presiden yang intinya Kalau ada lahan masyarakat di dalam HGU atau konsensi itu dilakukan pengingklafan. Kemudian kabupaten kampar juga udah ada perda adat, untuk itu tolong lah Bapak Presiden RI Joko Widodo dan Bapak Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, tolonglah aturan ini ditegakkan dan tegurlah perusahan – perusahan Nakal yang menggangu lahan masyarakat” Ungkap Korlap

 

“Kami selaku masyarakat Gunung Sahilan ini mempunyai tanah ulayat yang sangat besar, kita disini mempunyai kerajaan, pemangku adat, Ninik Mamak. Jadi kami ini hanya bercocok tanam mencari kehidupan di tanah ulayat kami, tapi dengan adanya perusahan beginilah yang terjadi Hak – Hak kami dirampas tanpa ada sosialiasi atau Ganti rugi dengan masyarakat adat disini” Tambah Khairul

Baca Juga  Satreskrim Polres Tapteng Berhasil Ungkap Pencurian Mobil Warga Aek Sitio-tio

 

Untuk diketahuu tujuan masyarakat memblokade kenderaan- kenderaan perusahan supaya Pihak perusahaan menemui mereka dan ada perundingan yang jelas

 

“Kita melakukan aksi blokade kenderaan ini agar pihak perusaahan menemui kami hingga sampai ada perundingan yang jelas, kita dalam aksi ini mengedepankan asas musyawarah” Ungkap tokoh masyarakat

 

 

Hingga berita ini diterbitkan aksi masih berjalan dengan didampingi pihak kepolisian dan Antrian Kenderaan Perusahan hingga saat ini mencapai 1 Km

Fan

Happy
Happy
20 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
20 %
Angry
Angry
40 %
Surprise
Surprise
20 %

Share :

Baca Juga

Foto rekaman CCTV yang merekam R membawa mayat fitri dalam bungkusan karung

Berita

Kakek Berusia 72 Diduga Lecehkan Korban Sebelum Membunuh

Headline News

Bupati Vandiko Lantik Pengurus Karang Taruna Kabupaten Samosir Periode 2021-2026
polisi merazia ratusan liter tuak dan miras di sejumlah lapak warga Mukomuko

Berita

Polisi Sita Ratusan Liter Tuak dari Warung Warga Mukomuko

Berita

Usai OTT Bupati Subang KPK Lanjutkan Geledah Rumah Dinas Imas Aryumningsih

Berita

Massa Cipayung Plus Kota Pematangsiantar Siang Ini Gelar Aksi Tolak Omnibus Law di DPRD

Berita

Pembunuh Sadis Adik Wakil Sekretaris Golkar Sumut Ditangkap Polisi

Berita

Termasuk Kapolres Pematang Siantar, 3 Kapolres dan 3 PJU Polda Sumut Sertijab

Asahan

Tragis!!!! Orangtua Hutang Narkoba 65 Juta, Anak Nyaris Jadi Korban Penyanderaan Diduga Bandar