Home / Berita / Daerah / Medan

Jumat, 25 November 2022 - 11:42 WIB

Polisi Sita Ratusan Liter Tuak dari Warung Warga Mukomuko

Viewer: 258
0 0
Terakhir Dibaca:50 Detik

Mukomuko, Jejaknasional.com – Polres Mukomuko merazia lima warung tuak milik warga Kabupaten Mukomuko. Ratusan liter tuak dan puluhan botol miras berbagai merek disita.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Sudarno mengatakan razia ini merupakan rangkaian operasi Pekat Nala II- 2022. Dalam upaya cipta kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan hari natal dan tahun baru.

“Keberadaan lima kedai miras ini meresahkan masyarakat setempat, dan kita berhasil mengamankan barang bukti sekitar 145 liter tuak dan puluhan botol miras berbagai merek dari lima warung tuak di Kecamatan Air Majunto dan Penarik,” kata Sudarno, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga  Jokowi: Jangan Teriak-teriak Curang, Laporkan ke Bawaslu dan MK


Sudarno menjelaskan petugas menyita seluruh barang bukti ke Polres Mukomuko untuk dimusnahkan. Kepada pemilik warung tuak, polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan pembinaan agar ke depan tidak mengulangi perbuatan serupa.

Baca Juga  Perayaan HUT RI di Kota Tua Jakarta, Cek Jadwal dan Rangkaian Acaranya

“Pemilik warung nya kita lakukan pembinaan agar tidak menjual miras lagi,” jelas Sudarno.

Operasi Pekat Nala II-2022 akan terus dilaksanakan hingga tanggal 6 Desember ke depan. Petugas juga mengajak partisipasi masyarakat apabila melihat aktivitas yang mencurigakan dapat langsung melaporkan ke polisi terdekat.

(Hen/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pasien Usia 95 tahun Sembuh dari Covid-19

Daerah

Balitbang UNTAN Petakan Potensi dan Inventarisir Sumber Daya Pesisir Paloh

Asahan

Dua Kecamatan Jadi Sasaran TMMD Kodim 0208 Asahan

Berita

Melihat Lagi Debat Seru di MK Soal Gugatan Usia Capres/Cawapres

Medan

Cerita Bobby Ajak Warga hingga Partai Kolaborasi Bangun Medan

Berita

Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalbar Menghadiri Rakor Kepala Daerah Secara Virtual

Berita

Diduga Lecehkan Sesama Profesi, Puluhan Wartawan Geruduk Kantor Media Harian Banyuasin

Berita

Pantai Pangandaran bebas PKL